Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prodi Adbis Vokasi Universitas Brawijaya Meraih Akreditasi Unggul

Mahmudan • Jumat, 5 September 2025 | 17:39 WIB
BERPRESTASI: Civitas akademika Prodi Administrasi Bisnis UB setelah assessment akreditasi beberapa waktu lalu .
BERPRESTASI: Civitas akademika Prodi Administrasi Bisnis UB setelah assessment akreditasi beberapa waktu lalu .

MALANG – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB). Program Studi (Prodi) Administrasi Bisnis (Adbis) jenjang diploma III resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Hal itu tertuang dalam SK LAMEMBA No. 2771/DE/A.5/AR.10/VIII/2025. Akreditasi tersebut berlaku lima tahun, mulai Agustus 2025 hingga Agustus 2030. Naiknya 2 level akreditasi dari sebelumnya berstatus akreditasi baik menjadi akreditasi unggul tersebut karena faktor pengabdian masyarakat dan kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Dekan Fakultas Vokasi UB M. Kholid Mawardi mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa prodi vokasi mampu bersaing hingga level internasional. “Kami sudah menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, termasuk perusahaan multinasional. Beberapa mahasiswa bahkan sudah magang di perusahaan Kantar dan BCA,” terangnya.

Prodi administrasi bisnis juga memiliki program 3 in 1 dengan universitas mancanegara, seperti University of Technology Malaysia (UTM).

Program ini ialah metode pembelajaran yang menghadirkan tiga pemateri untuk satu mata kuliah, yaitu satu dosen internal UB, satu dosen dari universitas luar negeri, dan satu praktisi ahli di bidangnya. Itu memberi kesempatan mahasiswa belajar langsung dari akademisi, praktisi, sekaligus mendapatkan pengalaman global.

Di tempat lain, Ketua Prodi Administrasi Bisnis UB Tri Mega Asri menambahkan, pengabdian masyarakat juga menjadi penopang akreditasi unggul. Prodi ini pernah melaksanakan kegiatan internasional di Thailand dan Malaysia. “Kami memberi pelatihan aplikasi travel dan tourism ads serta otomasi pengelolaan kafe. Jadi kontribusi kami tidak hanya di dalam negeri,” jelasnya.

Perjalanan meraih predikat tertinggi ini tidak mudah. Salah satunya adalah tantangan mengonversi pengalaman magang ke dalam nilai mata kuliah. Apalagi, kuota magang di perusahaan besar terbatas. Dari puluhan mahasiswa yang melamar, hanya belasan yang lolos.

Namun, hal ini justru membuktikan kualitas lulusan vokasi UB mampu bersaing di pasar tenaga kerja. “Akreditasi unggul ini bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk terus memperluas jejaring, meningkatkan serapan lulusan, dan memperkuat reputasi internasional,” pungkasnya.(zal/dan)

Editor : A. Nugroho
#UTM #Universitas Brawijaya (UB) #Lamemba #administrasi bisnis