MALANG KOTA - Salah satu perwakilan dari Kota Malang di ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 adalah SMK PGRI 3 Malang. Dalam kompetisi yang digelar Agustus lalu itu, mereka meraih dua medali. Masing-masing medali emas Bidang Lomba IT Software Solutions for Business oleh Edsel Parama Mustapa.
Sedangkan satu medali perunggu dari Bidang Lomba IT Software Solutions for Business disumbangkan Risca Revan Suasmara.
"Alhamdulillah, bangga bisa mengharumkan nama SMK PGRI 3 Malang dan mengibarkan bendera Indonesia di tingkat Internasional," ungkap Edsel.
Sebelum menjadi juara 1 dan 3 ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025, dua siswa berprestasi tersebut, berhasil meraih juara 1 tingkat Kota Malang dan Provinsi Jatim di ajang LKS bidang lomba IT Software Application For Business.
Setelah itu, keduanya melaju ke tingkat nasional dan berhasil meraih Juara 1 pada tahun 2023 oleh Revan dan setahun berselang oleh Edsel.
Setelah itu, mereka juga mengikuti seleksi daerah dan nasional secara online dalam bidang lomba yang sama. Mereka berdua berhasil meraih juara 1 dan 2, serta berhak mengikuti training camp (TC) selama 4 bulan khusus untuk persiapan The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025, di Jakarta.
"Waktu TC yang hanya 4 bulan membuat persiapan kurang maksimal. Tapi kami optimistis membawa medali. Apalagi dengan bekal kompetisi di tingkat provinsi dan nasional. Siswa kami juga mendapatkan pelatihan Bahasa Inggris, fisik dan kewarganegaraan, selain juga uji keahlian dengan negara Malaysia sebanyak dua kali," ujar Guru Pembimbing dan Staff Puskom SMK PGRI 3 Malang Ikrar Auliady.
Meskipun sudah menjadi alumni dan melanjutkan kuliah di Politeknik Astra, saat ini, Edsel akan mempersiapkan diri untuk kompetisi berikutnya dalam ajang WorldSkills Asia Competition tahun 2026.
Kepala SMK PGRI 3 Malang M. Lukman Hakim ST MM sangat bangga dengan prestasi dua siswanya. "Semoga prestasi ini, menjadi awal yang baik untuk prestasi lain di tingkat Internasional. Para alumni bisa sharing ilmu dan mentor kepada adik kelasnyaa, terutama tentang keberhasilan yang tidak datang tiba-tiba, tetapi lahir dari mimpi besar, usaha yang sungguh-sungguh, serta doa orang tua dan guru yang selalu mendukung," tutupnya.
SMK dari Malang Raya menunjukkan dominasinya dengan menyumbang tiga dari sembilan medali emas yang diraih kontingen Indonesia pada ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025.
Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan di Indonesia.
The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 yang digelar di Manila, Filipina, pada 26-28 Agustus diikuti 258 talenta muda terbaik dari 10 negara ASEAN. Di ajang ini, Indonesia berhasil menempati peringkat ketiga di bawah Malaysia sebagai Juara Umum dan Filipina di posisi kedua. (bes)
Editor : A. Nugroho