SINGOSARI – Dunia kecantikan kini semakin digandrungi generasi muda. Menjawab kebutuhan itu, SMK Plus Al-Maarif membuka jurusan baru di bidang kecantikan dengan prospek kerja yang sangat luas.
Kepala SMK Plus Al-Maarif Singosari Toni Kuswinarto mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan perawatan tubuh dan tata rias terus meningkat. Hal ini membuat peluang kerja bagi lulusan jurusan kecantikan terbuka lebar.
“Anak-anak sejak di sekolah sudah dibiasakan melayani pelanggan melalui unit usaha yang kami jalankan langsung di sekolah. Jadi begitu lulus, mereka siap bekerja maupun membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Jurusan kecantikan di SMK Plus Al-Maarif membekali siswi dengan berbagai kompetensi, mulai dari perawatan wajah, perawatan kuku tangan dan kaki, tata rias, hingga styling dan cutting rambut. Fasilitasnya pun lengkap, termasuk laboratorium kecantikan, simulasi salon dengan standar industri, hingga peralatan facial dan hair styling modern.
Meski tergolong baru, jurusan ini sudah mendapat sambutan positif. Tahun ini sekolah membuka kuota 10 siswa khusus untuk jurusan kecantikan. “Khusus jurusan ini memang diperuntukkan bagi siswi perempuan karena kami berada di bawah naungan Yayasan Maarif yang menjaga syariat Islam,” tambahnya.
Tidak hanya mengandalkan pembelajaran di kelas, sekolah juga menjalin kerja sama dengan berbagai salon kecantikan, makeup artist, hingga penyedia jasa rias pengantin untuk program praktik kerja industri (prakerin). Bahkan, sejumlah alumni telah sukses membuka jasa makeup sendiri dan melayani berbagai acara resmi.
Selain menyalurkan ke dunia kerja, sekolah juga mendorong lulusan agar berwirausaha. Para siswa dibekali materi kewirausahaan, pelatihan pemasaran, hingga kesempatan menabung inventaris peralatan perawatan yang bisa dijadikan modal usaha setelah lulus.
“Tidak usah ragu memilih jurusan kecantikan di SMK Plus Al-Maarif. Peluang usaha sangat luas, bukan hanya skill yang diasah tetapi juga attitude dan empati dalam melayani pelanggan,” pungkasnya.
Editor : A. Nugroho