MALANG KOTA – Sebanyak 15 guru SD negeri dan swasta Kecamatan Blimbing antusias mengikuti Diklat Jurnalistik di kantor Jawa Pos Radar Malang, siang tadi (29/9). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi tahun ketiga antara Jawa Pos Radar Malang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Diklat dibuka dengan pemaparan dari Direktur PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd. Sosok tersebut merupakan penulis lima buku literasi pendidikan.
”Senang melihat para guru semangat membuat buku antologi. Meski belum ada pengalaman, tapi ini adalah bukti, guru menjadi contoh teladan penguatan literasi di sekolah,” ujar pria asal Lamongan itu.
Seluruh karya peserta diklat akan diterbitkan dalam buku antologi. Itu jadi karya perdana guru SD dan MI di Kota Malang. Dijadwalkan launching serentak pada November 2025.
Materi kedua disampaikan Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Dia menjelaskan, cara menyusun berita dengan pendekatan sederhana. Peserta diminta membuat tulisan bertema.
”Masalah di Sekolahku” yang langsung dikoreksi pemateri di akhir sesi. Ada hadiah eksklusif dari Jawa Pos Radar Malang untuk penulis terbaik.
Di antaranya, Siti Fatimah dari SDN Purwantoro 1, Dian Rohmani dari SDN Pandanwangi 1, Rindy Fiva Astuti dari SDN Purwodadi 2, dan Rudita Anes Candra Negara SDN Purwantoro 2.
Kegiatan ini, merupakan bagian dari gerakan One Teacher, One Book (OTOB) yang dicanangkan Disdikbud Kota Malang. Pada Oktober mendatang, diklat akan digelar untuk guru-guru di Kecamatan Kedungkandang. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan monitoring pembuatan buku antologi di 5 kecamatan dan pendaftaran International Standard Book Number (ISBN) ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Ada beberapa SD negeri dan swasta yang berpartisipasi di acara kali ini. Antara lain, SDN Purwantoro 1, SDN Purwantoro 2, SDN Purwodadi 1, SDN Purwodadi 2, SDN Pandanwangi 1, dan SDN Pandanwangi 3. Lalu, adapula SDN Kesatrian 1, SDN Purwantoro 8, SDN Jodipan, dan SD Islam Sabilillah Malang.
Ketua K3S Kecamatan Blimbing Drs Priyohadi MPd mengapresiasi semangat peserta yang hadir. ”Meski belum maksimal secara peserta. Tapi saya yakin, sekolah yang ikut ini sangat peduli dengan peningkatan literasi di sekolahnya,” tutupnya. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho