Pemkot Malang Usulkan Delapan Guru Jadi Penyusun Soal TKA untuk SD dan SMP

A. Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:30 WIB

 

Ilustrasi guru
Ilustrasi guru

MALANG KOTA – Pemkot Malang tak mau setengah-setengah menyiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk SD dan SMP. Delapan guru terbaik sudah diajukan ke provinsi untuk menjadi penyusun soal agar ujian memiliki muatan lokal sekaligus terjaga kualitasnya.

 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Muflikh Adhim menyebut delapan guru itu terdiri dari empat guru SD dan empat guru SMP. Proses pemilihannya dilakukan melalui seleksi prestasi dan kompetensi.

 

”Kami sudah mengusulkan delapan guru ke provinsi. Mereka nanti menyusun soal di tingkat kota, hasilnya kemudian dikurasi provinsi,” jelasnya, kemarin (2/10).

 

Menurutnya, penyusunan soal tak lepas dari arahan Kemendikdasmen yang memberi rambu-rambu teknis agar standar tetap sama antarwilayah. Meski begitu, ruang untuk konten lokal tetap terbuka. ”Ini kesempatan baik. Daerah bisa berkontribusi, tapi tetap berada di koridor aturan pusat,” tambahnya.

 

Tes TKA sendiri dijadwalkan berlangsung April 2026 mendatang. Secara regulasi, sifatnya pilihan. Namun, dalam praktik, nilai TKA dipakai untuk seleksi penerimaan siswa baru (SPMB). Nilai TKA SD digunakan untuk masuk SMP, sedangkan TKA SMP dipakai untuk masuk SMA.

 

Karena itu, Kota Malang mewajibkan semua siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP ikut ujian tersebut. ”Harapannya sekolah bisa mulai menyiapkan dari sekarang. Bentuknya bisa penambahan jam belajar, atau review materi setengah jam sebelum kelas dimulai,” papar Adhim.

 

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Malang Agus Wahyudi menegaskan pihaknya mendukung langkah tersebut. Menurutnya, TKA gratis dan justru menguntungkan siswa.

”Tujuannya baik, untuk memetakan sejauh mana anak-anak memahami pelajaran. Ini sekaligus jadi tolok ukur mutu pendidikan kita,” pungkas Agus. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
tka Pemkot Malang disdikbud pendidikan