Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tingkatkan Kompetensi Siswa saat Ikuti LKS, SMKN 2 Malang Gelar Workshop

A. Nugroho • Selasa, 7 Oktober 2025 | 01:36 WIB
KOMPAK: Peserta workshop peningkatan kompetensi di Hall Student Center Pertamina SMKN 2 Malang.
KOMPAK: Peserta workshop peningkatan kompetensi di Hall Student Center Pertamina SMKN 2 Malang.

MALANG KOTA – SMKN 2 Malang (Samupahita) menggelar workshop Peningkatan Kompetensi melalui Pengimbasan Prestasi Samupahita. Dilaksanakan pada 1-2 Oktober, acata yang bertempat di Hall Student Center Pertamina SMKN 2 Malang ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Mulai dari Head of People Management PT Pesta Pora Abadi Supriadi Hardianto, SPsi MSi Psikolog CODA CEC, Juri Nasional Bidang Lomba Health and Social Care tahun 2025 Erika Lubis, SKp MN, serta Juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Health Social Care Tingkat Nasional tahun 2025 Kanyailah Aditya Djenar.

Dihadiri langsung, Kepala SMKN 2 Malang Dr Drs Hari Mulyono MT, Wakil Kepala Bidang Humas Eviatun Khaeriah SPsi MSi, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Dewi Handayani SKep Ns, dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Sri Rohatul Jumaidah SST Par, acara berlangsung semarak.

Hadir pula sebagai peserta, siswa dan seluruh Ketua Program Keahlian Sampupahita. Ada pula Guru Pengajar Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving (LPKC) SMKN 2 Malang, tim guru dan SMK Negeri 13 Malang, tim guru dari SMK Amanah Husada Batu, serta guru SMK Muhammadiyah 1 Malang.

 

TERBAIK: Guru dan siswa yang mengikuti pengimbasan prestasi Samupahita, pada 1-2 Oktober.
TERBAIK: Guru dan siswa yang mengikuti pengimbasan prestasi Samupahita, pada 1-2 Oktober.

Dibuka dengan sambutan Kepala SMKN 2 Malang Dr Drs Hari Mulyono MT, acara kemudian dilanjutkan dengan materi pertama dari narasumber Supriadi Hardianto.

Dalam kesempatan ini, Supriadi membeberkan tentang tiga pilar Soulful Teaching. “Pilar ini yaitu, Presence (kehadiran penuh), Patience (kesabaran aktif) dan Purpose (makna yang jelas),” paparnya.

Setelah membahas tentang materi pertama, acara dilanjutkan dengan materi tentang Memahami dan Meningkatkan Kompetensi Teknis untuk Sukses di LKS yang disampaikan secara apik oleh Erika Lubis.

Erika menjabarkan mengenai kompetensi teknis yang berisi kombinasi dari pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Tak hanya itu, dalam pemaparannya, dia juga memberikan penjelasan bagaimana persiapan yang matang, latihan yang konsisten, dan dukungan mentor, sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kompetensi siswa.

“Kesuksesan di LKS bukan hanya soal menang. Tapi juga membangun kualitas diri untuk masa depan,”tandasnya.

Terakhir,ada sharing session oleh Kanyailah Aditya Djenar. Siswa kelas XII SMK Negeri 2 Malang ini menceritakan perjalanannya mencapai mimpi sebagai jawara LKS Bidang Lomba Health and Social Care. “Saya sudah memimpikannya sejak kelas X,” bebernya.

Menurut Djenar, kompetisi LKS dimulai dari seleksi tingkat sekolah pada September 2024. Seleksi ketat itu kemudian dilanjutkan dengan seleksi LKS tingkat Kota Malang, Februari 2025 lalu.

Saat itu, Djenar berhasil mewakili Kota Malang di tingkat Provinsi Jawa Timur dan meraih Juara 1 pada April 2025.

Melaju ke LKS tingkat nasional, siswi asli Malang ini berhasil menyisihkan 36 peserta dari provinsi lain. Saat itu prosesnya digelar  pada Juli 2025 di Sawangan Depok.

Djenar mengatakan kesuksesan tersebut tidak instan. Dia mengaku dibantu guru pengajar LPKC SMKN 2 Malang Tri Nurmaningsari SKep Gr, Anastasia Intan, SKep Ns, dan Arum Kusumaningtyas SPd sebagai guru bahasa Inggris. “Saya banyak dibantu oleh guru-guru di sini,” ungkapnya. Mendengar pemaparan Djenar, peserta terlihat antusias dan memperhatikan cerita yang disampaikan.

Kepala Samupahita Dr Drs Hari Mulyono MT berharap dengan kegiatan ini bisa memberi dampak positif. Khusunya bagi siswa dan guru agar lebih meningkatkan kepercayaan diri dan optimistisme mereka. Terutama yang akan mengikuti ajang LKS.

“Semua orang boleh bermimpi dan bisa meraih mimpi itu dengan kepercayaan diri yang tinggi, ikhtiar maksimal, serta doa dari seluruh pihak,” tandasnya. (bes).

Editor : A. Nugroho
#smkn 2 malang #LKS #siswa #guru #malang