Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

16,6 Ribu Murid di Kota Malang Terdaftar Mengikuti TKA

Aditya Novrian • Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:28 WIB
SIAPKAN DIRI: Guru SMAN 4 Malang memberikan tugas kepada siswa untuk membuat kelompok belajar kemarin.
SIAPKAN DIRI: Guru SMAN 4 Malang memberikan tugas kepada siswa untuk membuat kelompok belajar kemarin.

MALANG KOTA – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA ditutup pada Minggu (5/10) lalu. Dari total 125 sekolah di Kota Malang, lima sekolah tercatat belum mendaftar. Terdiri atas empat SMK dan satu madrasah aliyah (MA).

Dari jumlah itu, semula diproyeksikan sekitar 19 ribu siswa mengikuti TKA. Namun hingga kemarin, hanya 16,6 ribu siswa yang terdaftar. Padahal nilai TKA menjadi syarat penting bagi calon peserta Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026.

”Dua SMK tidak ikut karena memang tidak memiliki murid kelas XII,” ujar Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Batu Frenky Minggaryana Dwi Putra, kemarin.

Menurut Frenky, dua sekolah tersebut merupakan SMK swasta yang tahun ini tidak membuka kelas akhir. Sementara dua SMK lainnya memilih tidak ikut karena minat siswanya rendah.

”Rata-rata lulusan SMK memang lebih banyak yang langsung bekerja. Berdasarkan data kami, sekitar 60 persen lulusan memilih kerja daripada kuliah,” jelasnya.

Berbeda dengan SMK, hampir semua SMA di Kota Malang tercatat telah mendaftar. ”Seluruh SMA negeri sudah ikut, hanya ada satu MA yang belum mendaftar,” kata Kepala Seksi SMA dan PLPK Cabdindik Jatim Wilayah Malang–Batu M. Asrofi.

Asrofi menjelaskan, TKA masih tergolong program baru sehingga belum bersifat wajib. Pihaknya hanya melakukan sosialisasi kepada satuan pendidikan. ”Keputusan ikut atau tidak sepenuhnya ada di sekolah dan wali murid,” tegasnya.

Sebagai informasi, nilai TKA berfungsi sebagai alat validasi nilai rapor dan salah satu komponen seleksi dalam SNBP. Langkah ini diambil untuk meminimalkan manipulasi nilai yang sempat dikeluhkan pada tahun-tahun sebelumnya. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#ma #tka #sma #malang #SMK