MALANG KOTA – MAN 2 Kota Malang kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Terbaru, siswa sekolah tersebut berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 tingkat pendidikan menengah. Gelar itu diraih setelah 13 siswanya lolos hingga babak final yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 6–11 Oktober lalu (selengkapnya baca grafis).
Kepala MAN 2 Kota Malang Drs H Samsudin MPd menjelaskan, perjalanan menuju podium juara tidak diraih secara instan. Sebelum mencapai tahap final, para siswa harus melewati rangkaian seleksi ketat mulai tingkat kota, provinsi, hingga nasional. ”Untuk tahap awal kami mengirim lima siswa dari masing-masing mata pelajaran,” terang Samsudin.
Dalam OSN tahun ini, ada sembilan mata pelajaran yang dilombakan, yaitu matematika, fisika, kimia, biologi, geografi, kebumian, astronomi, ekonomi, dan informatika. Selain itu, terdapat satu cabang eksibisi tambahan di bidang Artificial Intelligence (AI).
Dari hasil seleksi tingkat provinsi, MAN 2 Kota Malang berhasil menempatkan 28 siswa untuk melaju ke tahap berikutnya. Mereka kemudian bersaing di babak semifinal. Dari babak itu, 13 siswa sukses menembus partai puncak dan akhirnya mengantarkan sekolah meraih gelar juara umum.
”Ini tahun kedua kami meraih juara umum secara berturut-turut. Capaian ini hasil kerja keras siswa dan guru pembimbing yang terus berlatih dan belajar tanpa kenal lelah,” ujar Samsudin.
Persiapan menuju OSN sudah dimulai sejak Juli lalu. Siswa yang lolos ke tingkat nasional menjalani masa karantina selama sebulan penuh. Dalam periode itu, mereka dibekali pelatihan intensif serta peralatan penunjang yang sebagian besar difasilitasi sekolah. MAN 2 juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk membantu kebutuhan teknis selama latihan.
Tantangan terbesar bagi para siswa adalah membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah dengan persiapan olimpiade. Meski begitu, semangat mereka tak pernah surut.
Sekolah yang dikenal langganan juara ini berharap bisa terus mempertahankan tradisi emas tersebut di tahun-tahun mendatang. ”Kami ingin terus menjadi inspirasi bagi sekolah lain dan membuktikan bahwa semangat belajar bisa membawa hasil luar biasa,” tandas Samsudin. (mel/adn)
Editor : A. Nugroho