MALANG KABUPATEN – SMAN 1 Singosari (SMANESI) meraih Juara 2 Lomba Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Regional Barat tingkat SMA, pada Selasa (21/10).
Acara yang digagas Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ini ,erupakan gerakan Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan, mutu, dan gizi jajanan anak sekolah. Melalui edukasi, pengawasan, dan pembinaan kepada seluruh komunitas sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pola hidup sehat dan cerdas.
SMANESI meraih penghargaan ini dengan tidak instan. Sebelumnya, program sekolah sehat, dimana ini mulai dirintis pada 2016 lalu. Program ini diinisiasi oleh South East Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON).
SEAMEO RECFON sendiri merupakan Organisasi Kementerian Pendidikan Asia Tenggara. Dimana pada 2017 sekolah yang menjadi pilot project program iini didatangi oleh 11 Kementerian Pendidikan Asia Tenggara.
Ditahun yang sama, SMAN 1 Singosari menerapkan program Nutrition Goes To School (NGTS). Yakni, program berbasis sekolah yang diinisiasi oleh SEAMEO RECFON untuk meningkatkan kesehatan dan gizi remaja agar meraih prestasi. Program ini bertujuan mengubah pengetahuan, sikap, dan praktik gizi tidak sehat menjadi kebiasaan yang lebih baik di sekolah dan di rumah.
Edukasi gizi dilakukan dengan pemberian pengetahuan, pendidikan, pemahaman, dan penyadaran tentang gizi seimbang bagi anak-anak. Agar menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang.
Program Remaja Asik ini, disosialisasikan tiap Jumat di pukul 11.00 sampai 13.00. Kemudian sekolah juga mengembangkan program Kantin Sehat. Dengan program ini diharapkan penyediaan makanan yang aman, terkondisi dan dikontrol, serta dimonitor langsung oleh NGTS.
Melalui program Kantin Hebat dan Juara ini, memberikan dampak positif kepada siswa. Karena makanan yang dijual itu sudah melalui proses lab oleh BPOM, Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.
Bahan yang digunakan juga aman dikonsumsi, dengan tidak mengandung borak, tidak mengandung pengawet, tidak mengandung pewarna. Karena semuanya fresh, diolah di tempat, dan disajikan secara langsung di kantin. Kemudian, kehalalannya juga sudah diverifikasi oleh Kementerian Agama.
SMANESI juga memfasilitasi pembayaran non tunai (QRIS), untuk meminimalisir pembayaran tunai di kantinnya. Sekolah juga membuat voucher khusus yang bisa tukarkan siswa untuk mencegah kontaminasi bakteri dan virus pada makanan yang dipegang siswa.
Apresiasi dan dukungan luar biasa juga diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadispenprov Jatim) Dr Aries Agung Paewai SSTP MM bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Kabupaten Malang Dr Indiyah Nurhayati MPd.
Untuk menyukseskan semua program ini, SMANESI juga memiliki tim yang solid. Dengan, Eko Budhi Kurniawati SPd sebagai Koordinator Edukasi Gizi, Wiwik Widati SPd. Sebagai Koordinator Kantin Sehat, Zainal Fanani SPd sebagai Koordinator Kebun Sekolah, Nani Triana, S.Pd Koordinator Aktivitas PHBS, serta Elfy Rachmanita, M.Pd sebagai Koordinator Promosi dan Aktivitas Fisik.
Plt Kepala SMAN 1 Singosari Fadilah Umi Maisyaroh MPd berharap dengan prestasi ini, bisa menjadikan role model untuk sekolah yang lain. ”Mudah-mudahan ke depan lebih banyak prestasi yang datang ke SMANESI,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho