Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Dorong Pesantren Mandiri lewat Budi Daya Perikanan

Aditya Novrian • Selasa, 4 November 2025 | 18:37 WIB
Ilustrasi budidaya ikan
Ilustrasi budidaya ikan

MALANG KOTA – Upaya memperkuat kemandirian pangan di pondok pesantren (ponpes) terus dilakukan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang kini mendorong kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi untuk mengembangkan budi daya ikan yang bernilai ekonomis sekaligus edukatif.

Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan menjelaskan, langkah awal dilakukan dengan memberikan bantuan budi daya perikanan kepada dua pondok pesantren. Masing-masing adalah Ponpes Al Hayatul Islamiyah di Kedungkandang dan Ponpes Surya Buwono di Dinoyo. Keduanya menerima 250 bibit ikan nila lengkap dengan pakan dan peralatan kolam.

”Sudah ada contoh sukses sebelumnya di Ponpes Bahrul Maghfiroh. Harapannya, dua ponpes penerima bantuan ini bisa mengikuti jejak tersebut,” ujar Slamet.

Ia menilai, pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan perikanan karena memiliki lahan, tenaga santri, dan lingkungan yang mendukung kegiatan produktif. Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, program ini akan lebih optimal bila dilakukan bersama perguruan tinggi.

Mahasiswa bisa melakukan praktik lapangan, sementara santri mendapat ilmu baru soal teknik budi daya, pengelolaan air, dan pemasaran hasil panen.

”Inovasi dari kampus bisa langsung diterapkan di pesantren. Kolaborasi ini saling menguntungkan,” kata pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang itu.

Dispangtan menargetkan lebih banyak ponpes ikut bergabung dalam program tersebut. Selain memperkuat ketahanan pangan di lingkungan pesantren, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri. ”Kalau pengelolaan berjalan baik, hasilnya bukan hanya untuk konsumsi pondok, tapi juga bisa dijual dan menambah pendapatan,” ujar Slamet. (adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#Ponpes #dispangtan #Diskopindag #Pemkot