Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Museum Festive Vaganza Ajak Siswa Explore Warisan Budaya

A. Nugroho • Jumat, 7 November 2025 | 15:53 WIB
PARA PEMENANG: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana (kiri) memberi hadiah untuk pemenang lomba Museum Festive Vaganza.
PARA PEMENANG: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana (kiri) memberi hadiah untuk pemenang lomba Museum Festive Vaganza.

MALANG KOTA - Ratusan siswa SD-SMP hingga masyarakat umum antusias mengikuti rangkaian acara Museum Festive Vaganza. Gelaran lomba tahunan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang itu untuk menggenjot kunjungan wisata. Kemarin (6/11), pesta rakyat hingga pengumuman pemenang berlangsung meriah di halaman Museum Mpu Purwa, Kecamatan Lowokwaru.

 

Terhitung ada enam lomba yang digelar sejak akhir Juli. Seperti lomba sketsa, animasi, fotografi hingga lukis aksara. Lomba itu berkaitan dengan museum sehingga secara tidak langsung membuat pesertanya mengunjungi hingga mencari tahu lebih dalam terkait museum.

 

BERI PESAN: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana berharap anak muda tidak melupakan warisan budaya Indonesia.
BERI PESAN: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana berharap anak muda tidak melupakan warisan budaya Indonesia.

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana melihat lomba tersebut efektif menyentuh kaum muda. Sehingga, tujuan utama festival dapat  tercapai dengan maksimal. Sebagai informasi, Disdikbud Kota Malang ingin mengenalkan Museum Mpu Purwa pada khalayak lebih luas lagi.

 

”Kita harus menunjukkan Kota Malang punya museum hebat, dan anak muda tidak boleh lupa dengan warisan budayanya,” ujarnya. Harapan Disdikbud Kota Malang, beragam kesenian dan budaya tetap berkembang dan tumbuh di kalangan anak muda. Untuk itu, satu cara membuat mereka kembali menggali budaya tanah air dengan mengadakan lomba tersebut.

 

ATRAKTIF: Dalam acara Museum Festive Vaganza dihadirkan tarian tradisional sebagai bentuk mengenalkan kesenian daerah kepada para siswa.
ATRAKTIF: Dalam acara Museum Festive Vaganza dihadirkan tarian tradisional sebagai bentuk mengenalkan kesenian daerah kepada para siswa.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Malang Juli Handayani menjabarkan, lomba itu sengaja disesuaikan segmen. Seperti lomba sketsa khusus untuk anak SD, lomba fotografi untuk SD-SMP, dan animasi untuk peserta umum. ”Setiap (kategori) lomba membuat peserta secara otomatis mengeksplorasi benda di museum,” katanya.

 

Lomba-lomba tersebut memang terbukti efektif menggenjot kunjungan museum. Tercatat hingga akhir Oktober, sudah ada 15 ribu kunjungan. Padahal di tahun 2024 hanya ada 14 ribu kunjungan dalam setahun. Artinya tahun ini jumlah kunjungan bisa melampaui jauh angka kunjungan tahun lalu.

 

ANTUSIAS: Para pemenang lomba Kidungan Jula-Juli mendapat hadiah uang dan piagam penghargaan dalam acara Museum Festive Vaganza.
ANTUSIAS: Para pemenang lomba Kidungan Jula-Juli mendapat hadiah uang dan piagam penghargaan dalam acara Museum Festive Vaganza.

”Rencana kami targetkan 17 ribu kunjungan hingga akhir tahun,” ujar Juli. Pihaknya optimistis itu bisa dikejar karena melihat peluang lonjakan wisatawan di momen Natal dan Tahun Baru. Saat ini pihaknya juga sedang menyiapkan koleksi baru yang masih di dalam storage untuk menarik lebih banyak pengunjung di museum. (aff/gp)

Editor : A. Nugroho
#lowokwaru #museum #disdikbud #malang