Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa Teknik Elektro UMM Melaju ke PIMNAS 2025

Aditya Novrian • Senin, 10 November 2025 | 17:52 WIB
KOLABORASI: Tiga mahasiswa lintas prodi UMM menunjukkan karya Augmentarium, teknologi berbasis IoT untuk konservasi parasitoid.
KOLABORASI: Tiga mahasiswa lintas prodi UMM menunjukkan karya Augmentarium, teknologi berbasis IoT untuk konservasi parasitoid.

MALANG KOTA - Capaian membanggakan kembali diraih Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dua kelompok mahasiswa berhasil melaju ke ajang puncak Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025 yang akan digelar pada 23–28 November mendatang.

Keduanya berasal dari lintas program studi meski sebagian besar di antaranya merupakan mahasiswa Teknik Elektro. Mahasiswa dari Prodi Akuntansi, PGSD, dan Agroteknologi juga turut memperkuat tim UMM dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

Salah satu tim yang lolos mengusung Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan berjudul CubeBot: Inovasi Robot Edukasi untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik pada Periode Intelektual.

INOVATIF: Tim PKM UMM menampilkan robot edukasi bernama CubeBot.
INOVATIF: Tim PKM UMM menampilkan robot edukasi bernama CubeBot.

Lima mahasiswa terlibat dalam pengembangannya. Yakni Muhamad Reza Pahlawan, Nur Insani Kamilya, Khodijah Selobright, Faradisa Naurin Qolby, dan Xena Angelia Agustin. Mereka dibimbing oleh dosen Teknik Elektro, Basri Noor Cahyadi.

Basri menjelaskan, CubeBot merupakan robot edukasi modular yang dirancang untuk membantu siswa belajar dasar teknologi, mekanika, dan pemrograman dengan cara yang menyenangkan.

”Inovasi ini bukan hanya sekadar robot edukasi, tapi juga media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI). Harapannya, mahasiswa UMM dapat melahirkan generasi yang inovatif dan siap menghadapi era digital,” ujarnya.

Sementara itu, tim kedua menyusun PKM kategori penerapan IPTEK berjudul Augmentarium: Teknologi Konservasi Parasitoid untuk Meningkatkan Produksi Psidium guajava dan Efisiensi Biokontrol Lalat Buah di PS4 Bumiaji Sejahtera.

Tim ini beranggotakan Desya Ayshwara C.S., Muhammad Hifzhuddin Rashif, dan Nafila Ailatu Wiam, di bawah bimbingan dosen Agroteknologi, Ilmam Zul Fahmi. Menurut Ilmam, penelitian ini menghadirkan sistem augmentarium berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mengontrol suhu dan kelembapan secara otomatis untuk menjaga keberlangsungan hidup parasitoid.

”Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi bukti nyata inovasi mahasiswa UMM dalam menjawab tantangan ekologi dan pertanian,” tutur Ilmam. Ia berharap hasil penelitian tersebut bisa diterapkan langsung di lapangan, terutama untuk membantu para petani meningkatkan produktivitas.

Lewat dua karya tersebut, UMM kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang konsisten menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa. Semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi kunci keberhasilan mereka menembus PIMNAS 2025. (mel/adn)

Editor : A. Nugroho
#Pimnas #UMM #malang #PKM