SAMPAI dengan November 2025, MAN 2 Kota Malang telah mencatatkan sebanyak 1.061 prestasi. Meliputi sebanyak 238 prestasi tingkat kota, 149 prestasi tingkat provinsi, 541 tingkat nasional, dan 144 prestasi tingkat internasional. Itu dari berbagai kompetisi yang diikuti oleh para siswa.
Yang terbaru adalah Olimpiade Pe nelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025. Dalam kompetisi yang diselenggar akan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Puspresnas pada tanggal 10-16 November 2025 di Surabaya itu, para siswa sukses meraih 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Kemudian ada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2025. Berlangsung tanggal 4-6 November 2025, para siswa yang terlibat meraih medali emas untuk kategori bidang transformasi digital, medali emas kategori SDGs, medali emas untuk bidang matematika, kimia, ekonomi, dan geografi, serta medali perak untuk kategori bidang ekoteologi.
Selain itu ada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Puspresnas, BPTI, dan Kemendikdasmen pada 6-11 Oktober itu, MAN 2 Kota Malang masuk dalam jajaran top 5 sekolah peraih medali emas terbanyak OSN 2025 tingkat SMA/MA.
”Berbagai prestasi ini bisa menja di modal bagi para siswa mendaftar ke kampus impian,” tegas Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd. Konsep untuk bisa meraih keberhasilan mendaftar ke kampus impian melalui prestasi sudah di tekankan kepada siswa maupun siswi sejak duduk di kelas 10.
Prestasi yang diraih juga diimbangi kemampuan. Mulai kemampuan dalam bidang akademik, seni, olahraga, hingga bahasa. Untuk kemampuan bahasa misalnya, siswa-siswi di MAN 2 Kota Malang sudah dibekali dengan kemampuan Bahasa Inggris sejak kelas 10.
Pihak sekolah menggandeng salah satu lembaga pembe lajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan TOEFL. Di samping Bahasa Inggris, ada bahasa asing lainnya seperti Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Jerman, dan Bahasa Mandarin.
Selain itu, pihak sekolah juga rutin menggelar kegiatan yang berkaitan dengan pengenalan kampus. Baik kampus di lingkup Kota Malang, luar Kota Malang, maupun internasional. ”Kebetulan kami sudah menjalin kerja sama dengan berbagai kampus,” sambung Samsudin.
Kampus itu antara lain UM, UB, UIN Malang, Unisma, dan Unmer untuk di lingkup Kota Malang. Sementara di luar Kota Malang seper ti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ITB, Unpad, hingga Unair. Lalu ada beberapa kampus asing seperti di Malaysia serta Taiwan dan juga Turki, Korea, Jepang.
”Pengenalan kampus ini bisa melalui jambore atau kunjungan ke kampus-kampus. Tujuannya mengenalkan, memberikan pengalaman, sekaligus motivasi kepada para siswa,” ucap lelaki asli Pasuruan itu. Kegiatan pengenalan kampus biasanya dilakukan sejak kelas 11. Setiap kegiatan pengenalan kampus, MAN 2 Kota Malang bisa memberangkatkan hingga 400 siswa. (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian