Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Provinsi Jawa Timur Sabet Juara Umum O2SN 2025

Aditya Novrian • Minggu, 23 November 2025 | 22:31 WIB

BACK TO BACK: Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025.
BACK TO BACK: Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025.

SURABAYA – Jawa Timur kembali mengukuhkan dominasinya di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025. Tahun ini, Jatim meraih gelar Juara Umum dengan memborong 12 medali. Di antaranya 5 emas, 2 perak, dan 5 perunggu dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat.

Dari jenjang SD, kontingen Jatim menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Jenjang SMP menambah 1 emas dan 2 perak dari cabang karate, pencak silat, serta senam. Sementara jenjang SMA/SMK menutup perolehan medali dengan 2 emas dan 1 perak dari cabang karate dan pencak silat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut prestasi itu sebagai cermin pembinaan olahraga di sekolah-sekolah Jatim yang semakin matang.

"Alhamdulillah, Jatim kembali menorehkan prestasi gemilang. Ini bukti disiplin, kerja keras, dan semangat juang para siswa kita. Pembinaan olahraga di Jatim berjalan sangat baik dan kompetitif,” ujarnya di Surabaya, Minggu (23/11).

Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada para atlet pelajar, pelatih, guru pendamping, dan orang tua yang telah mendampingi proses persiapan hingga kompetisi nasional berlangsung.

Pada ajang tahun ini, Jatim berhasil unggul atas provinsi pesaing seperti DKI Jakarta (10 medali), Jawa Tengah (9 medali), Banten (4 medali), dan DIY (4 medali). Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan Jatim sebagai salah satu provinsi dengan ekosistem pendidikan dan keolahragaan paling solid di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan konsisten sejak tingkat sekolah.

"Pembinaan sudah dimulai dari sekolah, lalu kabupaten/kota, hingga provinsi sebelum mewakili Jatim di tingkat nasional. Kami serius membina atlet pelajar,” tegasnya.

Aries menyebut tahun depan akan ada penambahan cabang olahraga serta kategori baru untuk karate dan pencak silat. Persiapan saat ini telah dilakukan secara terstruktur oleh Dispendik Jatim.

"Guru pembina dan pelatih menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal siswa dari seleksi awal hingga nasional. Sinergi seluruh elemen pendidikan berjalan efektif,” ujarnya.

Target Jatim ke depan tidak hanya mempertahankan gelar Juara Umum, tetapi juga melahirkan lebih banyak atlet pelajar yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. (bes)

Editor : Aditya Novrian
#O2SN #Jatim