Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Thursina IIBS Malang, Pesantren Unggul Berstandar Internasional di Jawa Timur, Lulusannya Mampu Menembus 100 Kampus Top Luar Negeri

Kholid Amrullah • Jumat, 28 November 2025 | 02:54 WIB
MEGAH: Kampus putra Thursina IIBS Malang berada di kawasan perbukitan yang menyajikan hawa sejuk dan pemandangan yang indah. Di malam hari semakin terlihat estetik.
MEGAH: Kampus putra Thursina IIBS Malang berada di kawasan perbukitan yang menyajikan hawa sejuk dan pemandangan yang indah. Di malam hari semakin terlihat estetik.

Di Malang terdapat lembaga pendidikan pesantren bertaraf internasional yang sangat membanggakan, namanya Thursina International Islamic Boarding School (IIBS). Sebuah lembaga pendidikan SMP–SMA berasrama (pesantren) berstandar internasional pertama di Jawa Timur, yang alumninya mampu menembus 100 kampus top luar negeri dan 10 kampus terbaik dalam negeri.

Thursina IIBS mengusung pendekatan Holistic & Balanced Education, sekolah berasrama (pesantren) ini menawarkan pengalaman belajar yang memadukan akademik, kepemimpinan, karakter, dan spiritualitas secara seimbang.

Muhammad Rajab, M.Pd.I, Chief of Education Thursina IIBS menjelaskan, pendekatan holistik yang diterapkan Thursina IIBS memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui aktivitas kepemimpinan dan pembinaan karakter. “Lingkungan sekolah yang luas, tertata nyaman, serta fasilitas lengkap menjadi pendukung utama terciptanya atmosfer belajar yang sehat dan berdaya saing global,” jelasnya.

Menurut dia, program pendidikan di Thursina IIBS dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung bagi para siswa. Dijelaskannya, frasa Holistic and Balanced Education menjadi identitas yang tampak di berbagai sudut sekolah. Pendekatan ini diwujudkan melalui perpaduan nilai-nilai tradisional pesantren dengan standar pendidikan kelas dunia.

Selain itu, dalam pengajarannya, Thursina IIBS menerapkan dua kurikulum internasional, yakni Cambridge dan Al-Azhar sekaligus. 

Alasan berikutnya, untuk mendukung program internasional ini, Thursina juga memiliki tanaga pengajar lulusan luar negeri yang jumlahnya terbanyak di Indonesia. “Ada sekitar 30 persen tenaga pengajarnya lulusan luar negeri,” ungkapnya. Dan yang membanggakan, lulusan Thursina mampu menembus 100 kampus top kelas dunia dan 10 kampus terbaik di Indonesia.

Sementara itu, dalam beberapa tahun ini Thursina juga meraih predikat bergengsi di dunia pendidikan:

Defining #1Thursina IIBS Distinction

  1. The first high school to adopt the Al-Azhar As-Syarif Curriculum
  2. ⁠The first pesantren in Indonesia officially recognized as an SPK institution (status sekolah international dari Kemendikdasmen)
  3. The first pesantren to implement holistic and balance curriculum by integrating the Al-Azhar and Cambridge International Curriculum.
  4. The pesantren to establish a boarding management system through Thursina Smart Education System (TSES) and Samsung Digital School
  5. The pesantren to implement a personalized learning approach with five specialization programs at the high school level.
  6. The Pesantren to send graduates to the world’s top 100 universities.
  7. The pesantren to implement a total management system based on ISO 9001: 2015
  8. The Most Pesantren Benchmarking Destination for More Than 500 Schools in the Past ten Years
  9. ⁠The Most pesantren committed to providing scholarships for student and alumni

Dengan demikian tidak berlebihan jika Thursina mendapat predikat   “A Leading and World Class Islamic Boarding School.”

Ahmad Reza Anugrah salah satu siswa kelas 11 mengungkapkan, sistem pendidikan di Thursina IIBS memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kecocokan bidang studi. “Sebagai siswa, kami bisa merasakan setiap aspek yang ditawarkan. Hal ini sangat membantu dalam menentukan jalur studi, apakah lebih cocok dengan kurikulum Cambridge atau Al-Azhar,” ujarnya.

CERDAS: Ahmad Reza Anugrah salah satu siswa kelas 11 SMA Thursina IIBS Malang.
CERDAS: Ahmad Reza Anugrah salah satu siswa kelas 11 SMA Thursina IIBS Malang.

Kurikulum Al-Azhar menurut Reza, memiliki keunggulan tersendiri. Alumni kurikulum ini dapat langsung melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar apabila lulus ujian internal yang diawasi langsung oleh perwakilan kampus tersebut. Ujian ini menjadi penanda eratnya hubungan antara Thursina IIBS dengan Universitas Al-Azhar, termasuk adanya program studi bahasa selama satu tahun sebagai salah satu tahap persiapan.

Sementara itu, kurikulum Cambridge menawarkan program IGCSE dan A-Level yang sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris. Program ini memperkuat kemampuan bahasa internasional siswa serta membuka peluang mereka untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas ternama di dunia.

Dengan perpaduan kurikulum internasional, lingkungan belajar yang kondusif, serta integrasi pendidikan karakter dan spiritualitas, Thursina IIBS menjadi salah satu lembaga pendidikan yang menawarkan model sekolah berasrama modern dan berstandar global. Kehadiran sekolah ini sekaligus memperkaya ekosistem pendidikan berkualitas di Jawa Timur, khususnya di Malang.(lid)

 

Editor : Kholid Amrullah
#pesantren berstandar internasional #thursina iibs #thursina malang #Kabupaten Malang #pendidikan