Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akses ke SD Negeri 6 Sumberpetung Kecamatan Kalipare Butuh Perhatian

Galih R Prasetyo • Senin, 15 Desember 2025 | 19:05 WIB
BUTUH SUPPORT: Penampakan jalan di sekitar SDN 6 Sumberpetung, Dusun Pondok Kobong, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare.
BUTUH SUPPORT: Penampakan jalan di sekitar SDN 6 Sumberpetung, Dusun Pondok Kobong, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare.

KALIPARE - Belum semua fasilitas pendidikan di Kabupaten Malang memiliki akses jalan yang bagus. Contohnya jalan menuju SDN 6 Sumberpetung yang terletak di Dusun Pondok Kobong, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare. Berdasar pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di lokasi, jalan cor di sana mulai mengelupas.

Akibatnya hanya tersisa bebatuan. Lebarnya hanya sekitar 2 meter. Menurut warga sekitar, jalan tersebut licin dan berlumpur saat hujan. Sedangkan jalan lainnya belum beraspal dengan lebar kurang dari 1 meter.

”Sebenarnya banyak dari orang tua yang rumahnya di bagian atas itu mau menyekolahkan anaknya di sini, cuma karena akses jalannya yang sulit, jadi mengurungkan niatnya,” ujar Guru SDN 6 Sumberpetung Dedi Hermawan ditemui beberapa waktu lalu.

Akibat itu, jumlah siswa di sekolah tersebut sangat minim. Tercatat hanya 55 anak dan terbagi menjadi enam kelas. ”Mereka lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain yang aksesnya lebih mudah,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sekolah tersebut mulai berdiri sejak tahun ajaran 1985/1986. Namun, saat itu masih belum memiliki gedung. Sehingga proses pembelajaran dilakukan dari rumah ke rumah. Hingga pada 1986/1987, dibangun gedung yang sederhana.

Bahkan, sempat mau ambruk dan hanya ditopang oleh bambu. Sekitar 2008, sekolah tersebut mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun gedung yang lebih layak.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, pihaknya akan koordinasi terlebih dahulu untuk memperbaiki jalan tersebut.

Sebab, jalan tersebut masih berstatus jalan desa. ”Kami berupaya membantu perbaikan jalan desa juga. Terutama jalan menuju fasilitas pendidikan,” ucap pria yang akrab disapa O’ong tersebut.

Pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu juga menyampaikan, pihaknya sudah memetakan jalan menuju titik-titik fasilitas pendidikan dan kesehatan. Akses menuju fasilitas-fasilitas tersebut akan diprioritaskan pembangunannya.

”Anggaran dari desa kurang, misalnya. Kami akan bantu, Rp 200 juta dulu. Nanti titik 0 pembangunannya ada di depan sekolah tersebut dan jika anggaran mencukupi, akan dilanjutkan di kanan dan kirinya,” pungkasnya. (yun/gp)

Editor : A. Nugroho
#kabupate malang #dak #APBN #DPUBM