KOTA MALANG — Peningkatan kualitas pendidikan dasar menjadi perhatian serius Ridya Ningrum Wulandari, M.Pd, Ketua Bidang Media Komunikasi Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Lowokwaru. Saat berkunjung ke SD Aisyiyah KAMILA Kota Malang, Ridya menyampaikan apresiasi atas berbagai program unggulan yang dinilai mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.
Ridya, lulusan Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Malang, kini bekerja di salah satu sekolah internasional sehingga memiliki sudut pandang kuat mengenai standar pendidikan global.
Pengalamannya di dunia pedagogi serta keterlibatannya dalam digital marketing membuatnya memahami betapa pentingnya sekolah menyajikan model pendidikan yang adaptif, bermutu, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“SD Aisyiyah KAMILA menghadirkan program yang lengkap dan berkualitas. Mulai dari penguatan karakter, pembiasaan ibadah, hingga kegiatan kreatif yang mengasah potensi anak. Sekolah ini tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam yang kokoh,” ungkapnya.
Dengan latar belakang profesional di lingkungan sekolah internasional, Ridya menilai bahwa SD Aisyiyah KAMILA memiliki kapasitas untuk bersaing dalam dunia pendidikan modern. Ia menyoroti langkah sekolah yang mulai mengintegrasikan program berwawasan global sebagai wujud kesiapan menghadapi tantangan pendidikan abad 21.
“Keterbukaan terhadap program internasional adalah kebutuhan. Anak-anak hidup di era global, sehingga sekolah harus memberi bekal global mindset tanpa melepas identitas keislaman. SD Aisyiyah KAMILA berada pada arah yang tepat untuk itu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ridya memberikan pesan penting kepada para orang tua agar tidak sembarangan dalam memilih sekolah. Menurutnya, keputusan pendidikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi visi jangka panjang.
Di SD Aisyiyah KAMILA, orang tua dapat menemukan model pembelajaran yang modern dan berwawasan internasional. Sekolah ini menghadirkan pembelajaran daring yang menghubungkan murid dengan berbagai negara, termasuk Thailand, Vietnam, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Brazil, sehingga anak-anak dapat belajar secara global dan terbuka terhadap budaya serta ilmu pengetahuan internasional.
Di sisi lain, pendidikan agama menjadi fondasi utama, dengan fokus pada pengajaran Al-Qur’an dan Hadist. Salah satu keunggulan yang menonjol adalah penerapan metode Tahfizh Qur’an Tematik (TQT), yang memungkinkan murid menghafal Al-Qur’an secara tematik sambil memahami makna dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Kombinasi pendidikan global dan metode agama yang sistematis ini menjadikan SD Aisyiyah KAMILA pilihan ideal bagi orang tua yang menginginkan sekolah berkualitas dan berkarakter Islami untuk anak-anak mereka.
“Orang tua harus memilih sekolah yang benar-benar memikirkan masa depan anak. Idealnya, sekolah memiliki program internasional, manajemen pendidikan yang baik, dan tetap berbasis agama. Kombinasi inilah yang akan melahirkan generasi unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.
Ridya berharap sekolah-sekolah Aisyiyah, termasuk SD Aisyiyah KAMILA, terus memperkuat inovasi dan kolaborasi. Baginya, pendidikan yang berkualitas, beridentitas Islam, dan berwawasan internasional adalah fondasi bagi lahirnya generasi masa depan yang berdaya saing sekaligus berakhlak mulia.
Editor : A. Nugroho