Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Spirit UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Siapkan 7 Program Menuju Kampus Islam Kelas Dunia

Aditya Novrian • Rabu, 31 Desember 2025 | 12:03 WIB
KAMPUS ISLAM KELAS DUNIA: Suasana kampus di UIN Maliki Malang. UIN Maliki Malang menyiapkan tujuh program strategis 2026-2029 untuk naik kelas.
KAMPUS ISLAM KELAS DUNIA: Suasana kampus di UIN Maliki Malang. UIN Maliki Malang menyiapkan tujuh program strategis 2026-2029 untuk naik kelas.

MALANG KOTA – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tak ingin sekadar bertahan. Kampus Islam negeri di Kota Malang itu memasang target lebih tinggi, melompat jauh di level nasional hingga global.

Untuk mewujudkannya, UIN Malang menyiapkan tujuh program prioritas strategis yang akan digeber pada periode 2026–2029. Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi CAHRM CRMP menegaskan, internasionalisasi menjadi prioritas utama. Saat ini capaian internasionalisasi kampus berada di angka 30 persen.

Ke depan, angka itu ditargetkan melonjak signifikan. ”Pada 2026 kami menargetkan penambahan akreditasi internasional untuk 15 program studi. Selain itu, perangkingan, sertifikasi internasional, hingga rekognisi global terus kami dorong agar roadmap internasional UIN Malang tercapai pada 2030,” jelasnya.

Prioritas kedua adalah transformasi kelembagaan. Fokusnya mencakup empat agenda besar, yakni penyiapan pendirian rumah sakit pendidikan di Kampus 2, pengembangan status PTNBH, pengembangan Kampus 4, serta pembukaan program studi baru yang futuristik dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Penguatan akademik menjadi prioritas ketiga.

Di tahap ini, UIN Malang akan mengembangkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), memperkuat kelas pascasarjana melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan by research, serta meningkatkan kualitas riset keagamaan (arkan) di samping riset inovasi berbasis kebutuhan industri.

Tak hanya unggul akademik, UIN Malang juga konsisten mengusung nilai keberlanjutan. Hal itu tercermin pada prioritas keempat berupa penguatan implementasi ekoteologi melalui program green campus, eco pesantren, serta partisipasi aktif dalam pemeringkatan UI Green Metric dan pencapaian SDGs.

Prioritas kelima diarahkan pada pengembangan infrastruktur yang hijau dan inklusif. Mulai dari pembangunan green building di Kampus 3, edu park, fasilitas ramah difabel, penambahan ruang terbuka hijau, hingga sistem pengolahan limbah terpadu.

Sementara itu, peningkatan kualitas lulusan menjadi fokus prioritas keenam. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan orientasi mahasiswa, penguatan Lembaga Sertifikasi Profesi berlisensi BNSP, serta optimalisasi Career Development Center untuk memperkuat daya

saing alumni. Prioritas ketujuh sekaligus menjadi penggerak keberlanjutan kampus, yakni penguatan pendapatan. Strateginya ditempuh melalui pengembangan berbagai unit bisnis produktif di lingkungan UIN Malang.

Dengan tujuh program prioritas tersebut, Ilfi optimistis UIN Malang mampu melesat sebagai perguruan tinggi Islam terbaik.

Apalagi saat ini UIN Malang telah menorehkan prestasi dengan menempati peringkat 16 universitas Islam terbaik dunia versi UniRank 2024 serta peringkat 169 Asia Tenggara versi QS World University Rankings.

”Target kami jelas, membawa UIN Malang naik kelas dan berdiri sejajar dengan kampus-kampus unggulan dunia,” pungkasnya. (mel/adn)

Editor : A. Nugroho
#UIN Maulana Malik Ibrahim Malang #obe #malang #RPL