Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Wajibkan Tes Kemampuan Akademik untuk Pelajar SD dan SMP

Bayu Mulya Putra • Rabu, 21 Januari 2026 | 09:42 WIB
Ilustrasi Tes Kemampuan Akademik
Ilustrasi Tes Kemampuan Akademik

MALANG KOTA - Syarat penerimaan siswa baru tahun ini dipastikan bertambah. Tiap siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA harus memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Hasil tes itu bakal digunakan sebagai validator dan pendamping rapor untuk Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Total ada 339 SD/MI dan 149 SMP/MTs yang bakal mengikuti TKA. Rencananya, tes bakal berlangsung pada bulan April mendatang. Untuk itu pendaftaran sudah dibuka mulai Senin lalu (19/1).

”Sebenarnya TKA bersifat pilihan, tapi karena tesnya gratis jadi kami wajibkan semua ikut kecuali untuk siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Muflikh Adhim.

Selain untuk keperluan SPMB, tes itu juga dirancang untuk memetakan kemampuan siswa. Terutama pada kemampuan di bidang Bahasa Indonesia dan Matematika. Alasan utama adanya TKA karena ketiadaan laporan capaian akademik siswa yang terstandar nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Itu menimbulkan masalah objektivitas dan keadilan dalam penerimaan murid baru. Sebab, nilai yang dikumpulkan siswa adalah hasil dari penilaian sekolah masing-masing yang memiliki standar berbeda-beda.

Untuk itu TKA diadakan dengan jadwal pendaftaran 19 Januari hingga 28 Februari mendatang. Dilanjutkan pada 2 sampai 8 Maret untuk simulasi soal dan pengerjaan TKA.

Baru geladi bersih pada 9 sampai 17 Maret, dan pelaksanaannya pada 20 sampai 30 April. Kepala SMPN 8 Sri Nuryani menyebut, sekolahnya sudah menyiapkan TKA untuk kelas IX sejak bulan Oktober lalu. Sistemnya dengan penambahan materi untuk penguatan satu kali dalam seminggu.

”Tiap Jumat anak kelas IX dapat tambahan belajar Bahasa Indonesia dan Matematika,” ujarnya. Tahun ini ada 246 siswa kelas akhir yang akan lulus dari sekolah di Jalan Arjuno, Kecamatan Klojen itu.

Untuk itu pihaknya memilih memberi latihan intensif sejak awal dengan merujuk contoh soal yang dibagikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui web TKA. Sekolahnya juga sudah mendaftar TKA sejak buka pada Senin 19 Januari lalu tanpa kendala. (aff/by)

Editor : Aditya Novrian
#SPMB #tka #disdikbud #malang