Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

MTs Almaarif 01 Singosari Tingkatkan Daya Saing Nasional dan Internasional

Mahmudan • Jumat, 23 Januari 2026 | 08:40 WIB
BERPRESTASI: Kepala MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi menunjukkan piagam penghargaan di halaman sekolah kemarin.
BERPRESTASI: Kepala MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi menunjukkan piagam penghargaan di halaman sekolah kemarin.

MTs Almaarif 01 Singosari konsisten menjaga daya saing untuk meningkatkan prestasi nasional dan internasional. Di antaranya melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan empat sekolah di Malaysia. Yakni Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Padang Negara, Terengganu; SMK Sultan Ahmad, Kuala Terengganu; SMK Chung Hwa Wei Sin, Terengganu; serta SM Sains Kepala Batas, Penang.

Kepala MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi mengatakan, MoU tersebut dapat membuka peluang pertukaran pelajaran. Tidak hanya siswa, peluang bagi guru juga ada. “Sasaran kami juga termasuk sharing untuk pengembangan lembaga. Untuk program jangka pendek dan dana terbatas, kami lakukan secara daring,” ujarnya kemarin (22/1).

MTs Almaarif 01 Singosari juga memiliki MoU Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Unisma terkait program Praktisi Luar Negeri Mengajar 2025. Selain itu, pihaknya juga memiliki MoU dengan Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) dalam event International Youth Enhancing Study (I-YES) 2025. Kegiatan itu berlangsung pada Oktober 2025 lalu dan diikuti peserta mahasiswa dari 20 negara. Mulai Sudan, Pakistan, Nigeria, Thailand, Tiongkok, Afghanistan, India, dan Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, dia melanjutkan, siswa-siswi MTs Almaarif 01 Singosari berpartisipasi menyambut kedatangan mahasiswa mancanegara dengan menyuguhkan tarian tradisional. Hal itu sekaligus untuk memperkenalkan budaya Nusantara. “Kemudian dibentuk forum-forum kecil. Ada Arabic session hingga English session. Melalui acara tersebut dapat membuat anak memiliki wawasan global,” kata Palupi.

Tidak hanya berhasil menjalin kerja sama dengan lembaga luar negeri, madrasah yang sudah berdiri sejak enam dekade itu juga meraih penghargaan nasional. Di antaranya Indonesia Green School and Madrasah Awards 2025, penghargaan sekolah Adiwiyata Kabupaten pada 2025 dan menuju madrasah Adiwiyata nasional, serta mendapat sertifikat kantin halal tahun 2025 dari Lembaga Jaminan Produk Halal Kemenag.

Dengan berbagai kerja sama dan penghargaan tersebut, MTs Almaarif 01 Singosari menerima penghargaan Anugerah Pendidikan dari Jawa Pos Radar Malang sebagai Madrasah Berprestasi Berdaya Saing Nasional dan Internasional. Penghargaan tersebut diserahkan di Auditorium RRI Malang pada 30 Desember 2025 lalu. “Kami akan terus meningkatkan prestasi melalui 10 program unggulan,” ucapnya.

Kesepuluh program unggulan tersebut adalah pembiasaan akhlakul karimah, ta’lim pagi, pembinaan kecakapan ubudiyah, pembinaan tahfiz Al-Qur’an, serta beragam ekstrakurikuler. Selain itu, juga pembinaan prestasi akademik dan non-akademik, madrasah ramah anak sejak 2022, madrasah riset sejak 2022, madrasah multilingual sejak 2024, dan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup menuju madrasah Adiwiyata Mandiri.

“Sejak kelas tujuh, kami membagi anak-anak ke dalam lima kelas pengembangan potensi minat dan bakat. Kami mengelompokkan menjadi lima minat dan bakat,” imbuhnya. Yakni kelas multilingual yang mengajarkan tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia), tahfiz, riset, olahraga dan seni, serta keterampilan kreatif produktif.(yun/dan).

Editor : Aditya Novrian
#BIPA #MoU #Adiwiyata nasional #MTS Al Maarif 1 Singosari