Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMA Diponegoro Tumpang Gandeng PKK Desa Kuwolu, Ajarkan Keterampilan Vokasi lewat Pelatihan Kue Kering

Aditya Novrian • Minggu, 1 Februari 2026 | 07:05 WIB
KOLABORASI: Program Merdeka Mengabdi SMA Diponegoro Tumpang   bersama PKK Desa Kuwolu pada Rabu (28/1).
KOLABORASI: Program Merdeka Mengabdi SMA Diponegoro Tumpang bersama PKK Desa Kuwolu pada Rabu (28/1).

TUMPANG – SMA Diponegoro Tumpang menggelar kegiatan Merdeka Mengabdi bersama Tim Penggerak PKK Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (28/1). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Kuwolu itu menjadi wujud pengabdian sekolah kepada masyarakat sekaligus bagian dari pembelajaran kontekstual bagi siswa.

Pelatihan yang diberikan berupa pembuatan kue kering, meliputi kastengel, choco chips, dan putri salju. Para peserta, yang merupakan ibu-ibu PKK, dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai jenis kue yang dipraktikkan. Kegiatan ini dipandu guru vokasi SMA Diponegoro Tumpang, Puji Astuti SPd, yang bertindak sebagai pemateri sekaligus pendamping praktik.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Kuwolu dan perwakilan SMA Diponegoro Tumpang, Yusakh Andriani MPd. Dalam sambutannya, pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen SMADITA dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa sekaligus menyukseskan program unggulan sekolah berbasis vokasi.

“Pendampingan ini memberikan pengalaman belajar kolaboratif sekaligus memperkuat keterampilan vokasional siswa dalam situasi nyata. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Ibu-ibu PKK sangat semangat dan menyambut hangat kedatangan tim vokasi SMA Diponegoro Tumpang,” ujar Puji Astuti.

SMA Diponegoro Tumpang berdiri sejak 1980 di bawah naungan Yayasan Diponegoro Tumpang. Dalam proses pendidikannya, sekolah ini menanamkan nilai-nilai islami melalui pembelajaran akidah akhlak, pendidikan Alquran, dan Aswaja. Pendekatan tersebut bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.

Melalui program sekolah double track, SMA Diponegoro Tumpang menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi ganda. Selain penguatan akademik, siswa dibekali keterampilan vokasional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan.

Saat ini, sekolah memiliki tujuh bidang keahlian, yakni tata boga, tata rias, tata busana, otomotif sepeda motor, grafika sablon, administrasi perkantoran, serta elektronika kelistrikan. Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan siap melanjutkan studi, bekerja, maupun berwirausaha. (bes)

Editor : Aditya Novrian
#diponegoro #sma #Tumpang