SINGOSARI – SMAN 1 Singosari terus memperkuat perannya dalam menyiapkan lulusan agar tidak menganggur setelah menyelesaikan pendidikan. Melalui sejumlah program terstruktur, sekolah ini memfasilitasi siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, masuk jalur kedinasan, maupun langsung terjun ke dunia kerja.
Sekolah yang berdiri sejak 2003 tersebut mengusung visi membentuk peserta didik yang religius, berkarakter, berprestasi, serta mampu bersaing secara global. Hasilnya, setiap tahun sekitar 70 persen lulusan SMAN 1 Singosari diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Selain itu, sekitar 20 persen lulusan berhasil lolos seleksi TNI dan Polri, sedangkan 10 persen lainnya memilih langsung bekerja.
Untuk mendukung capaian tersebut, SMAN 1 Singosari menjalankan sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah program Sukses Studi Lanjut atau S3L yang telah berjalan sejak 2019. Program ini dikhususkan bagi siswa kelas XII dengan pemetaan minat yang sudah dilakukan sejak kelas X.
Melalui program tersebut, siswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mendapatkan pendampingan intensif Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), tryout rutin, serta bimbingan belajar setiap Jumat yang dimulai sejak semester awal.
Selain jalur akademik, sekolah juga memberikan perhatian khusus bagi siswa yang bercita-cita masuk jalur kedinasan TNI dan Polri. Untuk kebutuhan tersebut, sekolah menghadirkan tenaga ahli guna mendampingi persiapan fisik, mental, dan psikologis siswa sebelum mengikuti seleksi.
Adapun siswa yang memilih langsung bekerja dibekali keterampilan hidup melalui program magang di dunia industri selama dua hari dalam sepekan. Sejumlah mitra industri yang terlibat antara lain Kantor Pos, Hotel Fariz, De Azka Homestay, serta Osborn Coworking and Coliving.
Apresiasi terhadap program sekolah datang dari wali murid. Tapriadi, yang telah menyekolahkan keempat anaknya di SMAN 1 Singosari, mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar sekolah tersebut.
“Terima kasih kepada kepala sekolah, guru, dan staf yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh siswa untuk meraih mimpi mereka,” ujarnya.
Hal senada disampaikan alumnus SMAN 1 Singosari, Muhammad Reyhan Abdullah Zaki. Ia mengaku sangat terbantu dengan berbagai program yang diselenggarakan sekolah.
“SMAN 1 Singosari juga mengikat kami melalui Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 Singosari sehingga komunikasi dan informasi antaralumni tetap terjaga,” katanya.
Di bidang prestasi, SMAN 1 Singosari mencatatkan 15 capaian dalam tiga bulan terakhir. Di antaranya juara dua tingkat nasional Program Pangan Jajanan Anak Sekolah yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan serta juara satu sekolah role model Moderasi Beragama oleh Kementerian Agama RI.
Prestasi siswa juga diraih dalam Festival Sains Malang Raya. Aliya Putri Dany meraih medali perunggu dan Bilqis Aina Kamilatutsani Haq meraih medali perak pada kategori Bahasa Inggris. Pada bidang nonakademik, tim Paskibra Astabrata meraih juara madya satu lomba ketangkasan baris-berbaris tingkat Jawa Timur. Siswa SMAN 1 Singosari juga meraih juara dua lomba videografi pada kompetisi film nasional Kumoporia Euphoria of Expression Universitas Merdeka Malang.
Penguatan karakter siswa dilakukan melalui Program Pengembangan Karakter Religius yang diawali dengan salat dhuha dan kajian keagamaan setiap pagi bagi siswa kelas X. Sementara siswa kelas XI dan XII dibiasakan mengikuti kegiatan literasi pagi.
Kepala SMAN 1 Singosari, Sri Endang Hidajati, menyampaikan apresiasi atas dukungan komite sekolah dan wali murid.
”Semoga kolaborasi ini terus meningkat demi kemajuan prestasi dan pembentukan karakter siswa SMAN 1 Singosari,” ujarnya. (bes)
Editor : Aditya Novrian