KABUPATEN – Setelah sukses menggelar pelatihan Citizen Journalism Batch I pada akhir Januari lalu, kemarin (16/2) Jawa Pos Radar Malang kembali menggelar pelatihan jurnalistik Batch II. Jumlah peserta yang berpartisipasi lebih banyak, mulai guru, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Tercatat 41 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
General Manager Jawa Pos Radar Malang Muhammad Athoillah mengatakan, pelatihan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Itu didorong minat masyarakat terhadap dunia jurnalistik yang semakin tinggi. Itu seiring dengan perkembangan era digital dan keterbukaan informasi.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali dasar-dasar jurnalistik, jurnalistik cetak, jurnalistik online, hingga praktik penulisan berita. Seluruh hasil tulisan langsung di-review redaktur Jawa Pos Radar Malang. “Pelatihan citizen journalism ini akan sangat bermanfaat bagi peningkatan skill penulisan peserta,” imbuh Athoillah.
Materi disampaikan langsung oleh praktisi, baik redaktur maupun reporter Jawa Pos Radar Malang. “Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik menulis dan mendapatkan evaluasi dari profesional,” imbuhnya.
Ke depan, Atho’ melanjutkan, kegiatan serupa akan digelar secara rutin. Sebab, program ini dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan kompetensi masyarakat di bidang jurnalistik. Terlebih di tengah arus informasi yang semakin cepat dan masif.
Di lain pihak, Manager Marketing Taman Rekreasi Sengkaling Yeni Dwi Kurniawati mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, pelatihan tersebut menjadi momentum kolaborasi yang positif antara media dan pengelola destinasi wisata. “Kami berharap calon wartawan muda bisa berlatih kepenulisan dan berkegiatan positif di sini,” ujarnya.
Sementara pemateri sekaligus Ketua Panitia, Fajar Andre Setiawan menjelaskan, pelaksanaan pelatihan berangkat dari ide untuk mewadahi masyarakat umum agar bisa belajar jurnalistik warga atau citizen journalism. “Termasuk memahami fungsi dan peran pers di era digital seperti sekarang ini,” katanya.
Salah satu peserta, Khoirun Nisa’ mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Dia berangkat dari rumahnya di Blitar pada pukul 03.00 dini hari. “Untuk menambah relasi atau teman baru, sekaligus menambah pengetahuan ilmu jurnalistik,” tuturnya. (dia/dan)
Editor : A. Nugroho