Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mendalami Pendidikan Formal: Fondasi Utama Sistem Pembelajaran di Sekolah

Aditya Novrian • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:15 WIB

PENDIDIKAN: Merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik mencapai potensi terbaiknya. (Freepik)
PENDIDIKAN: Merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik mencapai potensi terbaiknya. (Freepik)

RADAR MALANG – Pendidikan merupakan pilar utama di dalam suatu bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Pendidikan formal tetap menjadi jalur utama yang sudah diterapkan dari lama, yang diakui mampu mencetak generasi emas di tahun 2045.

Dilansir dari laman resmi 21K School, definisi dari pendidikan formal adalah bentuk pembelajaran yang terstruktur dan sistematis, yang berlangsung di lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya seperti sekolah dan perguruan tinggi, sebagaimana yang tercantum pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Perbedaan utama dari pendidikan informal dan nonformal adalah kurikulum yang diterapkan oleh lembaga pendidikan secara serentak dalam kurun waktu tertentu. Kemudian terdapat jenjang sekolah yang terstruktur pula, seperti TK, SD, SMP, dan SMA. Selain itu, proses evaluasi dilakukan dengan ujian dan tes sesuai dengan kebijakan tiap sekolah.

Struktur Pendidikan Formal Dibagi Menjadi 4 Fase:

  1. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Fase paling pertama dalam pendidikan formal yang diperoleh oleh anak-anak dengan rentang usia 3-6 tahun. Hal ini berkaitan dengan keterampilan dasar dalam berbahasa, berhitung, serta keterampilan lainnya yang mencakup kognitif, afektif, dan psikomotorik.

  1. Pendidikan Dasar

Fase kedua yang wajib di sebagian besar negara khususnya Indonesia, karena untuk memenuhi syarat pendidikan wajib 12 tahun. Kurikulum di pendidikan dasar menekankan pada pembelajaran mendasar seperti membaca, menulis, matematika, sains, dan studi ilmu sosial.

  1. Pendidikan Menengah

Menyajikan materi yang lebih kompleks dengan tujuan untuk membekali siswa dalam mendapatkan kesempatan di dunia kerja/dunia perguruan tinggi.

  1. Pendidikan Tinggi

Menekankan pada studi pengetahuan yang lebih rumit, penelitian, berpikir kritis, hingga spesialisasi.

Pendidikan formal bertujuan membekali individu dengan pengetahuan akademik, keterampilan teknis, dan nilai-nilai luhur untuk membentuk kepribadian siswa agar siap menghadapi dunia kerja. Kemudian, pendidikan juga bermanfaat untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya, yang kemudian potensi itu membawa manfaat bagi sekitarnya.

Selain itu, pendidikan juga bisa menjadi sarana untuk memperluas relasi, dan memungkinkan seseorang memperbaiki taraf hidup dan memutus rantai kemiskinan di kemudian hari.

Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi

Editor : Aditya Novrian
#Pendidikan Menengah #pendidikan anak usia dini #pendidikan dasar #pendidikan tinggi #pendidikan #pendidikan formal