Malang – Pondok Pesantren Ni’matul Iman sukses meyelengarakan kegiatan edukasi lintas budaya sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Pondok Pesantren yang berlokasi Dusun Semanding, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, merupakan lembaga pendidikan berbasis asrama untuk anak-anak yatim dan kurang mampu.
Kegiatan ini dihadiri Tran Thamh Vy mahasiswi asal Vietnam yang saat ini sedang menempuh studi Magister pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan bertajuk “Petualangan Hari Raya di Asia Tenggara”, diikuti 30 para santriwati bertujuan utuk diperkenalkan dengan tradisi Tahun Baru di Vietnam, yaitu Tet Nguyen Dan, sekaligus berdiskusi mengenai perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Dengan demikian, para peserta dapat memahami persamaan dan perbedaan perayaan tersebut, baik dari segi tradisi, nilai budaya, maupun makna sosial yang terkandung di dalamnya.
Rangkaian kegiatan meliputi presentasi mengenai budaya Vietnam dan Indonesia, sesi berbagi pengalaman bersama para santriwati, serta diskusi mengenai tradisi perayaan di kedua negara. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan iftar atau buka puasa bersama, yang menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan antara peserta kegiatan dan para santri.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para santriwati menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan mengajukan pertanyaan serta berbagi pengetahuan mengenai tradisi perayaan yang terdapat dalam budaya Indonesia. Beberapa santriwati juga menyampaikan pandangan mereka mengenai kesamaan antara perayaan Tet di Vietnam dan Idul Fitri di Indonesia, terutama dalam hal tradisi berkumpul bersama keluarga, saling mengunjungi kerabat, serta menyampaikan doa dan harapan baik pada momen tahun baru atau hari raya.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai budaya Vietnam, tetapi juga semakin memahami makna perayaan Idul Fitri sebagai salah satu hari besar bagi umat Muslim di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap terbuka terhadap keberagaman budaya serta memperluas wawasan para santriwati mengenai tradisi masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
Editor : Indra Andi