SINGOSARI – Momen Ramadan dimanfaatkan SMAN 1 Singosari (SMANESI) dengan berbagai macam kegiatan positif. Kegiatan kelas X difokuskan di Masjid Insyiroh SMAN 1 Singosari. Mereka membaca ayat suci Alquran, salat duha berjamaah, serta kultum. Para siswa masing-masing kelas juga ditunjuk jadi imam salat.
Sedangkan, kelas XI melakukan pembiasaan religius di dalam kelas dan salat duha berjamaah saat istirahat. Organisasi khusus seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Rohani Islam (ROHIS), Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA), Polisi Siswa (POLSIS), Ambalan Bimasakti dan Palang Merah Remaja (PMR) mempersiapkan takjil dan buka bersama warga sekolah.
Kegiatan pondok Ramadan dilaksanakan pada 2-12 Maret, mengacu 9 Program Kementerian Agama yang disebut PAIS Love Ramadan (Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti). Difokuskan pada penguatan karakter religius, literasi, kepedulian sosial dan lingkungan. Siswa non-muslim, SMANESI mengadakan pondok kasih.
Guna menghidupkan social media sekolah, SMANESI juga membuat program Dukmadan (Bedug Maghrib Ramadan) di link berikut : https://www.youtube.com/@smanesiofficial9142. Para siswa diwajibkan membuat video dokumenter yang disesuaikan dengan tema yang ditentukan. Tiga video terbaik akan mendapatkan hadiah total ratusan ribu rupiah dari Kepala SMAN 1 Singosari Sri Endang Hadijati MPd.
SMANESI bersama komite dan paguyuban sekolah juga membagikan 750 paket takjil kepada warga sekitar. Berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim di sekitar sekolah. Penyaluran Zakat Infak dan Shodaqoh (ZIS) kepada para siswa dan guru SMAN 1 Singosari yang membutuhkan.
SMAN 1 Singosari juga menjadi satu-satunya SMA di Kabupaten Malang yang mewakili Kemenag Kabupaten Malang diajang Sekolah Moderasi Beragama Provinsi Jawa Timur. Karena berhasil mendapatkan nilai tertinggi dan rekam jejaknya dalam membangun lingkungan pendidikan yang moderat. Sebuah prestasi bergengsi yang menegaskan komitmen sekolah dalam merawat nilai toleransi, kebhinekaan, dan harmoni antar umat beragama.
”Yang berbeda, sekolah kami juga menggelar Ramadan Hijau pada Jumat (6/3) untuk membiasakan siswa cinta lingkungan,” jelas Humas SMANESI Zainal Fanani SPd MM.
Kegiatan difokuskan dengan bersih-bersih lingkungan sekolah, penanaman tanaman lidah mertua sebanyak 120 buah. ”Semoga ke depan dengan fondasi agama yang kuat akan memunculkan karakter siswa yang baik dan berprestasi. Serta, kerja sama dan komunikasi yang baik dengan wali murid bisa terus ditingkatkan,” kata Kepala Sekolah Sri Endang Hidajati MPd. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho