MALANG KOTA, RADAR MALANG – Banyak mahasiswa merasa salah jurusan saat mereka sudah menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Penelitian yang pernah dilakukan oleh Indonesia Career Center Network (ICCN) menyebutkan sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia mengaku salah jurusan.
Kondisi ini dapat menimbulkan dampak buruk pada aktivitas perkuliahan, seperti berkurangnya motivasi belajar, menurunnya prestasi akademik, memicu stres dan kecemasan hingga berisiko menyebabkan drop out.
Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan secara matang sebelum memilih jurusan kuliah. Berikut ini merupakan sejumlah tips untuk memilih jurusan agar tidak menyesal di kemudian hari.
-
Ketahui minat dan bakat
Tips pertama sebelum memilih jurusan adalah mengenali minat dan bakat diri. Cara ini dapat membantu dalam menyaring pilihan jurusan. Dengan memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat, kuliah akan dijalani dengan lebih antusias dan menyenangkan. Hal tersebut juga dapat berdampak positif pada prestasi akademik.
Baca Juga: Rahasia Belajar Efektif dengan Teknik Pomodoro, Cara Sederhana Tingkatkan Konsentrasi
-
Riset jurusan
Kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai jurusan yang ingin diambil. Sediakan waktu untuk berdiskusi dengan guru bimbingan konseling, alumni yang lebih senior, atau tutor di tempat bimbingan belajar. Cara ini akan membantu Anda agar dapat memahami lebih baik mengenai kehidupan kampus.
-
Riset perguruan tinggi
Selain melakukan riset terhadap jurusan, Anda juga perlu melakukan riset terhadap perguruan tinggi. Ikuti kegiatan kampus expo atau pameran yang menghadirkan berbagai perguruan tinggi yang ditujukan untuk calon mahasiswa.
Selain itu, Anda juga bisa hadir dalam open house yang diadakan oleh perguruan tinggi. Biasanya kegiatan tersebut diisi dengan memperkenalkan jurusan, fasilitas, hingga beasiswa kepada calon mahasiswa.
Baca Juga: 12 Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025, Ini Daftarnya
-
Jangan mengikuti teman
Minat dan bakat setiap orang itu berbeda-beda, karena itu jangan mudah terpengaruh dengan pilihan teman. Jurusan yang dipilih teman Anda belum tentu sesuai dengan minat dan bakat Anda.
Langkah ini penting untuk mencegah ketidakcocokan jurusan di kemudian hari. Sebab, berpindah prodi membutuhkan proses yang rumit dan biaya tambahan yang tidak sedikit.
-
Tinjau prospek karier
Meninjau prospek kerja dari jurusan yang akan dipilih juga penting untuk dilakukan. Pahami apakah jurusan tersebut menawarkan banyak kesempatan kerja di masa mendatang. Anda juga bisa mempelajari kondisi industri saat ini dan inovasi teknologi yang bisa berdampak. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menemukan pekerjaan yang bagus setelah menyelesaikan studi.
-
Perhatikan biaya kuliah
Berdiskusi dengan orang tua sangat penting sebelum mendaftar ke jurusan yang diinginkan. Sebab, orang tua ikut berkontribusi pada biaya pendidikan. Hal ini juga dilakukan agar mereka tidak terbebani di masa depan. Bagi yang ingin mendaftar melalui jalur mandiri, siapkan dana dalam kisaran belasan hingga puluhan juta rupiah sebagai pembayaran awal.
Melakukan beberapa langkah di atas dapat membantu Anda yang bingung dalam menentukan jurusan. Tidak perlu terburu-buru dalam memilih dan pertimbangkan dengan matang, agar kehidupan perkuliahan dapat dijalani tanpa tekanan.
Editor : Aditya Novrian