Nasional Internasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Peristiwa Olahraga Wisata-Kuliner Ekonomi-Bisnis Opini Pendidikan Politik Sosok

Dari Active Recall hingga Teknik Podomoro, Simak 4 Metode Belajar Efektif Menjelang TKA

Xeon Rhao Loudra Widadi • 2026-03-24 16:10:45
Ilustrasi seorang peserta didik sedang belajar. (Pinterest)
Ilustrasi seorang peserta didik sedang belajar. (Pinterest)

MALANG, RADAR MALANG – Menutup Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, tiap sekolah mulai memasuki gladi bersih TKA jenjang SD dan SMP. Kegiatan ini menjadi tahap akhir persiapan sebelum menghadapi ujian utama pada bulan April 2026 mendatang.

Tentunya para peserta didik juga harus bersiap dalam menghadapi ujian TKA ini, sebab digunakan untuk mendaftar ke jenjang selanjutnya. TKA bertujuan untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara objektif.

Baca Juga: Berubah Lebih dari 10 Kali, Berikut Sejarah Jejak Perubahan Kurikulum Pendidikan Indonesia dari Masa ke Masa

Banyak peserta didik saat ini sedang menyiapkan diri mereka untuk belajar guna menghadapi TKA. Berikut adalah 4 metode belajar efektif yang dapat diterapkan untuk mengingat dan memahami materi pelajaran dengan lebih optimal.

Active Recall adalah metode belajar yang dilakukan dengan cara menguji ingatan secara aktif terhadap materi yang telah dipelajari. Metode ini berbeda dengan sekadar membaca atau mencatat ulang yang cenderung pasif.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknik ini mampu memperkuat memori dan membantu informasi bertahan lebih lama di ingatan jangka panjang. Contohnya, kita cukup menulis pertanyaan di satu sisi kartu dan jawabannya di sisi lain, lalu menguji diri sendiri secara berulang.

Belajar sebelum tidur ternyata menjadi momen emas bagi otak untuk memproses informasi. Menurut Scott Cairney, peneliti dari Universitas York di Inggris, saat terjaga kita mempelajari hal-hal baru, tetapi saat tidur kita menyempurnakannya.

Baca Juga: Mendalami PTN-BH: Kelebihan, Kekurangan, dan Dampaknya bagi Pendidikan Tinggi

Uniknya lagi, saat tidur, otak secara otomatis mengatur dan merapikan ingatan yang telah masuk. Hal ini penting tidak hanya untuk belajar, tetapi juga untuk mempertahankan fungsi otak yang sehat.

Teknik Pomodoro adalah cara belajar alam sesi singkat dan terfokus dengan istirahat di antaranya. Teknik ini membantu otak tetap segar dan tidak mudah lelah.

Teknik ini membagi waktu menjadi bagian bagian yang kecil, memberikan otak waktu untuk istirahat. Polanya meliputi, belajar sebentar selama 25 menit, istirahat sebentar 5 menit, lalu ulangi kembali selama 4 sesi secara berkala.

Terakhir adalah latihan soal. Walaupun terdengar klise, akan tetapi semakin banyak berlatih, semakin tenang dan percaya diri saat ujian. Peserta sudah terbiasa dengan mengenali pola soal, membiasakan otak untuk berpikir, dan memprediksi kerangka soal yang mungkin muncul

Editor : Aditya Novrian
#Tes Kemampuan Akademik 2026 #pendidikan