JAKARTA, RADAR MALANG - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) resmi memperbarui Rapor Pendidikan. Pembaruan ini memuat Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025 sebagai instrumen utama perencanaan berbasis bukti.
Rapor Pendidikan kini menghadirkan potret mutu layanan pendidikan secara komprehensif dan holistik. Data yang tersaji mencakup capaian hasil belajar, kualitas proses dan lingkungan belajar, serta berbagai indikator pendukung yang memengaruhi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Baca Juga: Mendalami Keunikan Jurusan Kriminologi: Studi Tentang Fenomena Kriminalitas dan Akar Kejahatan
Tiga Indikator Baru dalam Rapor Pendidikan
Pada pembaruan tahun ini, terdapat tiga indikator baru yang turut diperkenalkan dalam Rapor Pendidikan. Penambahan ini memperluas cakupan mutu pendidikan yang sebelumnya lebih berfokus pada aspek akademik.
Pertama, indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari upaya penguatan karakter murid. Indikator ini mengukur pembiasaan positif yang perlu ditanamkan sejak dini.
Kedua, Ketersediaan Buku Pendidikan, guna memastikan kecukupan sumber belajar di satuan pendidikan. Ketersediaan buku menjadi faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran berkualitas.
Ketiga, indikator Kesiapsiagaan Bencana dan Perubahan Iklim untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan. Indikator ini penting mengingat Indonesia berada di wilayah rawan bencana dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Baca Juga: Model Pembelajaran Kontekstual, Metode yang Mengaitkan Materi dengan Dunia Nyata
Manfaat Pembaruan Rapor Pendidikan
Kemendikdasmen terus mengajak pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memanfaatkan Rapor Pendidikan secara aktif. Pemanfaatan data ini penting dalam penyusunan kebijakan, perumusan program perbaikan, serta penganggaran pendidikan agar intervensi yang dilakukan semakin tepat sasaran.
Dengan pembaruan ini, Kemendikdasmen berharap Rapor Pendidikan benar-benar menjadi alat navigasi transformasi pendidikan. Harapannya, peningkatan mutu layanan pendidikan dasar dan menengah dapat berlangsung secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Editor : Aditya Novrian