JAKARTA, RADAR MALANG – Pada Jumat (13/3) kemarin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031.
Dilansir dari laman resmi Kemendikdasmen, Kegiatan pelantikan ini berlangsung dengan khidmat di di Graha Utama, Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Baca Juga: Simak Rincian Muatan Soal Matematika TKA SMP, Fokus pada Bilangan, Aljabar, Geometri, dan Data
Abdul Mu’ti dalam sambutannya, memberi apresiasi bagi para dewan pendidikan nasional yang telah bersedia mengemban amanah demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Kami mengetahui dengan baik bagaimana integritas, kapasitas, dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air. Kami tentu sangat berbangga Bapak dan Ibu telah berkenan bergabung bersama kami dalam rangka memajukan pendidikan dasar dan menengah,” ujar Mendikdasmen dalam sambutannya.
Sejarah Baru Dunia Pendidikan Indonesia
Dalam penjelasannya, Mendikdasmen membentuk Dewan Pendidikan Nasional untuk pertama kalinya dalam perjalanan pendidikan nasional.
Dewan Pendidikan Nasional dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, akademisi, serta tokoh pendidikan. Mereka akan bersama-sama memberikan kontribusi pemikiran dalam pembangunan pendidikan nasional.
Harapanya, dewan pendidikan nasional dapat menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pendidikan dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebijakan pendidikan dasar dan menengah yang dibuat semakin relevan dan adaptif.
Baca Juga: Tambah Kuota SNBT, Persaingan Masuk Lima Prodi di UM Bakal Ketat
Tugas Dewan Pendidikan Nasional
Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 57 Tahun 2026, Dewan Pendidikan Nasional memiliki tugas sebagai mitra strategis kementerian. Dewan ini akan membantu menjalankan fokus utama kementerian ke depan.
Fokus utama tersebut meliputi penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan. Selain itu, peningkatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) juga menjadi perhatian penting.
Selain menjadi mitra, Dewan Pendidikan Nasional juga berperan sebagai pengawas independen dari kementerian.
Baca Juga: 12 Ribu Pelajar dari Kota Malang Bakal Bersaing di Jalur SNBT
Editor : Aditya Novrian