MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sudah dibuka sejak 25 Maret lalu. Sampai kemarin, tercatat ada 2,9 ribu calon mahasiswa baru (maba) yang memilih Universitas Brawijaya (UB) sebagai kampus tujuan.
Sementara itu, untuk camaba yang mendaftar tes dan ditempatkan di UB tercatat ada 926 pelajar. Tahun ini, UB menyediakan 5.833 kuota maba dari jalur SNBT. Persaingan masuk salah satu Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Kota Malang itu cukup ketat.
Sebab melihat dari animo pendaftar tahun sebelumnya, bisa mencapai lebih dari 35,9 ribu calon maba. ”Perubahan datanya cukup cepat. Pada hari pertama masih 500 pendaftar, sekarang (kemarin) sudah hampir tiga ribu,” ujar Sekretaris Direktur Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat.
Baca Juga: Tambah Kuota SNBT, Persaingan Masuk Lima Prodi di UM Bakal Ketat
Untuk data program studi (prodi) mana saja yang diambil masih belum muncul. Yang jelas, dari ribuan calon maba yang memilih UB itu, lebih banyak yang menjadikan UB sebagai pilihan pertama.
Terkait persiapan pelaksanaan tes di UB, Arif memastikan pihaknya sudah menyiapkan tambahan personal computer (PC). Total ada 165 PC tambahan khusus untuk SNBT. Itu tersebar di 67 ruang ujian. Ruangan itu berada di 17 titik.
Kuota pelajar yang bisa ditampung saat pelaksanaan tes mencapai 30 ribu lebih. Setiap hari, mereka akan dibagi dalam dua sesi. Total pelaksanaan tesnya bakal berlangsung selama 10 hari.
Baca Juga: Jelang SNBT, Polinema dan UB Ungkap Prodi dengan Tingkat Keketatan Tinggi
Tahun ini, penentuan lokasi tes sedikit berbeda. Pendaftar bakal diberi tahu lokasi pastinya pada 10 hari sebelum pelaksanaan tes. ”Itu disampaikan lebih lambat dibanding tahun lalu untuk menghindari kecurangan,” lanjut Arif.
Rinciannya berdasar detail yang dibagikan di laman SNPMB 2026. Peserta SNBT tahun ini hanya bisa memilih lokasi pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Untuk detail penempatan seperti lokasi kampus dan ruang serta nomor tempat duduk, bakal diumumkan setelahnya.
Dari pihak kampus, lokasi pusat UTBK hanya bisa menerima jumlah pendaftar saja, tanpa tahu identitas pendaftarnya. Tujuan peraturan baru itu untuk menghindari praktik kecurangan saat UTBK. Pendaftaran bakal dibuka sampai 7 April mendatang. Sementara pelaksanaan tes dimulai 21 hingga 30 April nanti. (aff/by)
Editor : A. Nugroho