JAKARTA, RADAR MALANG - Mengawali hari pertama sekolah usai jeda Idulfitri 1447 H dan Hari Suci Nyepi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan peninjauan ke berbagai satuan pendidikan di Jabodetabek.
Kehadiran jajaran pejabat kementerian sebagai pembina upacara ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi pendidik dan siswa, sekaligus menguatkan komitmen nilai-nilai luhur.
Dilansir dari laman resmi Kemendikdasmen, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menekankan urgensi penguatan karakter melalui Ikrar Pelajar Indonesia secara mendalam.
Pesan tersebut disampaikan langsung saat beliau bertindak sebagai pemimpin upacara bendera di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 28 Jakarta, Senin (30/3).
Baca Juga: Viral! Takut Buka Pengumuman SNBP 2026, Peserta Serbu Jasa Joki Gratis di TikTok
Aspek pertama yang menjadi sorotan utama adalah nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diaplikasikan melalui kejujuran dalam belajar. “Kejujuran adalah pangkal dari prestasi dan capaian-capaian pembelajaran yang kita tetapkan. Itu harus kita implementasikan dalam aktivitas dan pembelajaran kita,” ujar Wamendikdasmen.
Lebih lanjut, Wamen Atip menyerukan agar setiap murid fokus pada tugas utama mereka, yakni menuntut ilmu dengan penuh kesungguhan. Negara memang berkewajiban menjamin akses dan kualitas pendidikan, namun keberhasilan pendidikan bermutu juga sangat bergantung pada antusiasme dan partisipasi aktif dari para peserta didik itu sendiri.
Baca Juga: 178.981 Peserta Dinyatakan Lulus SNBP 2026, 3.940 Calon Mahasiswa Baru Masuk UM
“Jadi adik-adik semua memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian penting dari hadirnya pendidikan yang bermutu,” tegas Wamen Atip.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen memberikan apresiasi atas kualitas sarana dan prasarana di SMA Negeri 28 Jakarta yang dinilai sudah sangat representatif.
Beliau turut mendorong agar lingkungan sekolah terus dijaga agar tetap Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sesuai dengan program unggulan yang sedang dicanangkan pemerintah.
Editor : Aditya Novrian