MALANG KOTA, RADAR MALANG – SMKN 5 Malang (VOHISMA) mengukir prestasi di ajang Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS DIKMEN) Jawa Timur 2026. VOHISMA sukses meraih 1 medali dari 3 bidang lomba (bidlom) yang diikuti.
Satu siswa VOHISMA yang meraih prestasi di ajang tersebut adalah Faiz Abdullah. Dia berhasil mendapatkan Juara 1 Animasi (3D Game Art) di LKS DIKMEN Jatim usai sebelumnya menjadi juara di Malang.
Sementara Zaky Afriza dan Arini yang masing-masing meraih prestasi pada bidlom Cabinet Making dan bidlom Tekstil tingkat Kota Malang, belum bisa mendapatkan medali di LKS DIKMEN Jatim kali ini.
”Faiz sudah memiliki potensi sejak kelas X. Saat kelas XI, kami dampingi terus dan kelas XII kami yakin 1.000 persen kalau dia akan bisa menyapu bersih LKS DIKMEN tahun ini,” tegas guru pembimbing lomba Arie Widiyanita SST SPd.
Di tangan Arie, talenta Faiz Abdullah makin terasah. Dia bahkan menjadi satu-satunya anak berkebutuhan khusus (ABK) yang menjadi Juara 1 LKS DIKMEN Jatim dengan nilai hampir sempurna 96.4. Unggul jauh dari pesaing yang lainnya.
Dengan pendampingan intensif yang juga dilakukan Erfian Andiantoro serta Ariyanto dari Enspire Studio yang juga merupakan alumni SMKN 5 Malang, Faiz mendapat banyak sekali input positif sebelum ikut dalam lomba tersebut.
Faiz Abdullah bersyukur dengan capaian prestasinya ini. Dia pun berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari pihak sekolah maupun para alumni. ”Alhamdulillah, sudah bisa melangkah sejauh ini. Semoga VOHISMA bisa semakin bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” harapnya.
SMKN 5 Malang memiliki sejarah, sebagai sekolah animasi pertama di Malang. Sekolah ini memiliki keunggulan di jurusan Kriya Keramik yang menjadi jurusan satu-satunya di Kota Malang, Kriya Kayu, dan Kriya Tekstil.
Kepala SMKN 5 Malang Slamet Winarto MPd sangat bersyukur anak istimewa didikan sekolahnya bisa meraih prestasi maksimal dalam LKS DIKMEN Jatim 2026. ”Akan kami dukung penuh dan dampingi terus. Karena kami berharap prestasi siswa VOHISMA bisa melangkah jauh ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho