Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMA-SMA Negeri di Kota Malang Mulai Bentuk Panitia SPMB 2026

Nahdiatul Affandiah • Kamis, 23 April 2026 | 15:14 WIB
JADI SALAH SATU MODAL: Pelajar SMPN 15 Malang mengerjakan soal-soal TKA, 8 April lalu. Nilainya bisa jadi modal dalam SPMB 2025. (SMPN 15 Malang For Radar Malang)
JADI SALAH SATU MODAL: Pelajar SMPN 15 Malang mengerjakan soal-soal TKA, 8 April lalu. Nilainya bisa jadi modal dalam SPMB 2025. (SMPN 15 Malang For Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sejalan dengan petunjuk teknis (juknis) yang sudah beredar, beberapa sekolah mulai membentuk panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Seperti dilakukan SMAN 2 Kota Malang. 

Tahun ini pagu yang ditetapkan di mereka sama dengan tahun lalu. Yaitu 360 siswa sesuai ketersediaan 10 rombongan belajar (rombel) di kelas X. ”Sejauh ini kami sudah mulai sosialisasi ke orang tua calon siswa,” ujar Eny Retno Diwati, Kepala SMAN 2 Kota Malang. 

Berdasar pengalaman tahun lalu, SPMB di tempatnya terbilang lancar. Sebab, semua prosesnya ditentukan sistem. Perbedaannya hanya ada pada komponen tambahan nilai TKA untuk tahun ini.

Di sisi lain, sekolah swasta juga mulai membuka SPMB. Beberapa di antara mereka sudah memulainya sejak akhir 2025 lalu. ”Beberapa sekolah sudah ada yang penuh (pagunya). Tapi yang lainnya juga masih berjuang mencari siswa,” ujar Sumardi, Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta Kota Malang. 

Sekolah-sekolah swasta biasanya membuka pendaftaran hingga akhir Juli. Sebab, ada target siswa yang ditentukan mereka, dan sebagian sekolah masih kesulitan mencari.

Di tempat lain, Muflikh Adhim, Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengaku tetap optimistis nilai TKA SMP di Kota Malang sesuai target. 

Paling tidak menjadi yang terbaik se-Jawa Timur. Optimisme itu didasarkan pada persiapan yang cukup matang. Menurut dia, selama ini para siswa kelas akhir juga sudah berjuang dengan berbagai tambahan pelajaran TKA dan tryout.

”Untuk nilai Matematika memang yang paling dikhawatirkan, tapi berdasar hasil tryout, sepertinya masih bisa dijadikan pendamping untuk daftar SMA,” ujarnya. 

Sementara untuk siswa yang tidak ikut TKA, dia menyebut masih bisa ikut SPMB dengan nilai rapor dan indeks sekolah. Apalagi, siswa kelas akhir saat ini juga sudah ikut Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun lalu. Sehingga nilai itu dirasa cukup, meski bobotnya tak sebanding dengan TKA. (aff/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#TKA Kota Malang #SPMB 2026 #SPMB Kota Malang #disdikbud kota malang