Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalur Kemitraan di Universitas Negeri Malang Dibuka Tiga Kursi Tiap Prodi

Nahdiatul Affandiah • Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB
WADAHI PENDAFTAR: Universitas Negeri Malang membuka seleksi mandiri jalur kemitraan untuk masyarakat umum dengan skema mitra asuh.
WADAHI PENDAFTAR: Universitas Negeri Malang membuka seleksi mandiri jalur kemitraan untuk masyarakat umum dengan skema mitra asuh.

MALANG KOTA-RADAR MALANG - Persaingan masuk perguruan tinggi negeri di Kota Malang cukup ketat. Salah satunya di Universitas Negeri Malang. Peminatnya dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sudah mencapai ratusan ribu.

Padahal tahun ini UM hanya menerima 13 ribu mahasiswa baru saja. Itu tersebar dari jalur SNBT, SNBP, dan mandiri. Untuk memastikan pendaftar benar-benar diterima, UM membuka seleksi mandiri jalur kemitraan untuk masyarakat umum dengan skema mitra asuh.

Baca Juga: Maba Wajib Simak! Rekomendasi 4 Gedung Asrama Mahasiswa Universitas Negeri Malang, Ada yang Cuma Selangkah dari Gedung Kuliah

Mekanismenya, pendaftar terjamin 90 persen diterima di UM. Dengan syarat orang tua atau wali pendaftar bisa menjamin anak kandungnya dan biaya kuliah anak asuh yang bakal ditentukan kampus. ”Jadi orang tua pendaftar mengeluarkan biaya untuk dua mahasiswa, yaitu anaknya sendiri dan anak asuh,” ujar Rektor UM Prof Hariyono.

Jaminan masuk UM itu sebagai tanda jasa bagi wali asuh yang bersedia membiayai anak berprestasi. Tiap audit, UM juga menyebutkan detail lengkap laporan jalur mitra asuh itu. Sebab rawan disebut gratifikasi.

Menurutnya, skema mitra asuh itu merupakan kerja sama dengan masyarakat umum berupa penjaminan pembiayaan. Yang ditanggung adalah calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. Namun calon mahasiswa itu juga harus memiliki prestasi akademik yang baik untuk diterima di UM.

Baca Juga: Kuliah di UM Sekaligus ke Luar Negeri? Simak Rincian Seleksi Jalur Mandiri Kemitraan Masyarakat Umum Skema Outbound International Student Mobility

Lebih lanjut, dia menuturkan program ini sudah berjalan satu tahun. Seluruh pengeluaran yang bersangkutan dari wali asuh kepada anak asuh selalu dalam pengawasan kampus. Selain itu, laporan pembiayaan bakal disampaikan secara berkala agar wali asuh mengetahui progresnya.

”Tahun ini kami buka maksimal tiga kursi untuk tiap prodi,” papar Prof Hariyono. Dengan begitu masyarakat bisa membantu masyarakat lain sesuai kemampuan dan tepat sasaran. Jalur ini juga dibuka untuk mendukung banyaknya peserta yang tidak lolos ujian. (aff/gp)

Editor : A. Nugroho
#Jalur kemitraan #um #SNBP #perguruan tinggi