MALANG KOTA, RADAR MALANG – SMA Katolik St. Albertus Malang (SMA DEMPO) sukses menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk Dempo Choir Competition Sabtu, 18 April lalu. Kompetisi yang diikuti seluruh siswa kelas X dan XI itu merupakan tradisi yang telah dijaga sejak tahun 1990-an.
Kepala SMA Dempo Malang Bruder (Br.) Antonius Sumardi OCarm menjelaskan perlombaan ini telah melewati sejarah yang panjang.
Jika awalnya Dempo Choir Competition berlangsung Desember untuk memperingati ulang tahun Romo Sis dengan lagu-lagu Natal, kini pelaksanaannya bertransformasi.
”Sejak tahun 2022, kegiatan ini resmi kita laksanakan setiap bulan April bertepatan dengan momentum Paskah. Fokus lagunya pun beralih ke lagu-lagu bertema Paskah,” tutur Bruder Mardi.
Meski waktu pelaksanaannya berubah namun kegiatannya harus tetap dilanjutkan sesuai dengan esensinya yakni pembentukan karakter.
Paduan suara, lanjut Bruder Mardi hanyalah sebuah media atau wadah untuk menyatukan perbedaan pribadi setiap siswa di kelas untuk mencapai tujuan bersama.
Setiap kelas diwajibkan menampilkan lagu Paskah dan daerah. Keberagaman Indonesia terpancar jelas dari lagu daerah yang dipilih para peserta dilengkapi dengan pakaian adat dan aksesori daerah yang dikenakan peserta. ”Ini adalah cara kami meningkatkan apresiasi siswa terhadap warisan budaya Indonesia,” jelas Ketua Pelaksana Paskah Bersama Fernandus Fradiska Herlambang.
Dari total 23 kelas yang berkompetisi, pihak sekolah menyiapkan penghargaan bagi enam juara terbaik. Tak hanya kualitas vokal, apresiasi juga diberikan untuk kategori Dirigen Terbaik, Penampil Lagu Paskah Terbaik, dan Penampil Lagu Daerah Terbaik. (gp)
Editor : A. Nugroho