Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

UB Terima 163 Pengajuan KIP Kuliah, UIN Maliki Ajukan Penambahan Kuota

Nabila Amelia • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:06 WIB
TAMPUNG LEBIH BANYAK: UIN Maliki sudah meminta tambahan kuota penerimaan mahasiswa KIP Kuliah kepada Pusat Penerimaan Mahasiswa (Puspenma) Kementerian Agama (Kemenag). (DARMONO/RADAR MALANG)
TAMPUNG LEBIH BANYAK: UIN Maliki sudah meminta tambahan kuota penerimaan mahasiswa KIP Kuliah kepada Pusat Penerimaan Mahasiswa (Puspenma) Kementerian Agama (Kemenag). (DARMONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Fluktuasi jumlah pendaftar KIP Kuliah di Kota Malang diakui beberapa kampus. Seperti disampaikan Kepala Subdirektorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Ilhamuddin SPSi MA. 

”Tahun ini jumlah yang mengajukan menurun dibanding 2024 dan 2025,” terang dia. Pada 2025 lalu UB mencatat ada 600-an pendaftar. Sementara tahun ini tercatat ada 509 pendaftar.

”Namun yang diterima (tahun ini) sebanyak 163 mahasiswa baru. Sementara sisanya 346 calon mahasiswa baru masih menunggu informasi,” sambung Ilhamudiin.

Terkait jumlah penerimaan mahasiswa KIP Kuliah di UB yang cenderung sedikit, Ilhamuddin menyebut bahwa kemungkinan lebih banyak mahasiswa baru yang mendaftar KIP Kuliah di kampus lain.

”Karena tiap kampus berbeda-beda sesuai dengan calon mahasiswa baru yang mendaftar,” tegas dia. Berbeda dengan UB, sistem KIP Kuliah di UIN Maliki tetap menggunakan kuota.

Sebab, bantuan itu berada dalam naungan Pusat Penerimaan Mahasiswa Kementerian Agama (Puspenma Kemenag). Tahun ini, UIN Maliki mengajukan penambahan kuota 200 mahasiswa.

”Berkaca dari tahun sebelumnya, penerima KIP Kuliah di kampus kami berada di angka 300 mahasiswa,” ujar Kepala Tim Kerja Kemahasiswaan UIN Maliki Malang Romi Faslah.

Persaingan pendaftar KIP Kuliah cukup tinggi karena kuota yang terbatas. Paling tidak hanya 40 persen pendaftar yang tertampung.

Pada 2024, ada 879 pendaftar KIP-K di UIN Malang. Lalu tahun 2025 menurun menjadi 696 saja. Masing-masing pada tahun itu hanya 300 pelajar saja yang diterima mendapat beasiswa. Perbedaan mendasar pendaftaran KIP Kuliah tahun ini yakni menunggu seluruh jalur penerimaan selesai. 

Pendaftar bisa mengakses KIP Kuliah setelah resmi menjadi mahasiswa. ”Kalau tahun sebelumnya, begitu selesai penerimaan di masing-masing jalur, sudah langsung bisa daftar, tahun ini menunggu selesai daftar ulang,” tambah Romi. (aff/mel/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#KIP Kuliah UB #KIP Kuliah UIN Maliki #Mahasiswa malang #kampus malang #malang hari ini