MALANG – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kelestarian alam dan perubahan iklim global. Hal ini ditegaskan dalam Workshop Green Campus yang diselenggarakan pada Kamis (23/4), sebagai upaya kolektif institusi untuk menciptakan ekosistem kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran dekanat serta para penanggung jawab dari berbagai kategori penilaian Green Campus, mulai dari tim pengelolaan limbah (waste), konservasi air (water), energi, hingga transportasi. Kehadiran pimpinan dan penanggung jawab teknis ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan kondisi lingkungan telah menjadi prioritas utama dalam manajemen FIA UB.
Dr. Rosalita Rachma Agusti SE., MSA., Ak., ketua tim Green Campus FIA UB, dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa FIA UB kini telah membentuk tim relawan bernama "GRAFIA". Tim ini merupakan bentuk sinergi antara mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan untuk memastikan setiap kebijakan ramah lingkungan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
"Keresahan kita terhadap perubahan iklim harus dijawab dengan aksi nyata (climate action). Dengan populasi 6-7 ribu mahasiswa di tujuh gedung, kita memiliki tanggung jawab besar untuk meminimalkan jejak lingkungan kita," ujar Dr. Rosalita dalam forum diskusi tersebut.
Salah satu bahasan utama dalam workshop tersebut adalah rencana pembangunan sistem baseline karbon. FIA UB berupaya memiliki instrumen pemantauan jejak emisi yang transparan dan berbasis data (evidence-based), sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif yang terukur bagi pelestarian lingkungan.
Melalui efisiensi energi dan mitigasi perubahan iklim, FIA UB berkomitmen mendukung pencapaian SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Langkah transformatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi global FIA UB dalam pemeringkatan internasional seperti UI GreenMetric atau QS Sustainability. Lebih dari itu, FIA UB bertekad membuktikan bahwa sebuah institusi administrasi dapat menjadi pelopor dalam inovasi teknologi cerdas yang selaras dengan upaya menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.
Editor : A. Nugroho