MALANG KABUPATEN, RADAR MALANG – Diklat Jurnalistik Guru SMK se-Kabupaten Malang kembali digelar. Direncanakan akan diselenggarakan 25 Mei mendatang, pendaftaran kegiatan hasil kerja sama Jawa Pos Radar Malang dan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Malang ini resmi dibuka.
Diklat ini ditujukan untuk melatih guru untuk menulis berita dengan baik dan benar. Tak hanya itu, diklat juga bertujuan untuk membantu guru atau staf membuat karya tulis dalam bentuk berita, yang salah satunya berfungsi sebagai sarana promosi sekolah. Serta, menghidupkan kembali literasi yang ada di sekolah supaya makin menarik
Pada kegiatan diklat tahun ini, Jawa Pos Radar Malang memfokuskan materi diklat dengan pemahaman berita yang sering terjadi di Kabupaten Malang. Termasuk bagaimana cara membuat berita fakta, serta tips dan trik menghadapi berita hoaks yang beredar di masyarakat.
Diklat ini juga akan menjadi edukasi dari media massa untuk menghadapi LSM dan wartawan abal-abal alias bodrex.
Dalam diklat jurnalistik ini, seluruh peserta juga akan dibuatkan buku antologi karya Guru SMK di Kabupaten Malang.
Hanya dengan berkontribusi 500 ribu rupiah per guru, peserta akan mendapatkan fasilitas yang lengkap. Di antaranya sertifikat 32 JP, koran Jawa Pos Radar Malang, makan, serta snack selama diklat.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMK se-Kabupaten Malang Bachtiar Eko S. sangat mengapresasi sekolah yang sudah mengirimkan gurunya untuk mengikuti kegiatan ini. “Sekolah tidak akan rugi berinvestasi ilmu jurnalistik. Karena informasi yang didapat saat diklat bisa diaplikasikan secara nyata di sekolah dan literasi di sekolah akan meningkat dengan hasil karya buku yang dibuat guru tersebut,” tandasnya. (bes)
Editor : A. Nugroho