Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kemendikdasmen Resmikan Pesantren SMA ECO-Saintek Muhammadiyah Bogor, Sekolah Ramah Lingkungan Berbasis STEM

Xeon Rhao Loudra Widadi • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:12 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti (tengah) sedang foto bersama dengan para peserta didik dan para pemangku kepentingan. (Dok. Kemendikdasmen)
Mendikdasmen Abdul Mu’ti (tengah) sedang foto bersama dengan para peserta didik dan para pemangku kepentingan. (Dok. Kemendikdasmen)

BOGOR, RADAR MALANG - Kehadiran Pesantren SMA ECO-Saintek Muhammadiyah dinilai sebagai solusi nyata dalam pembangunan SDM. Sekolah ini mengusung konsep yang memadukan tiga hal sekaligus: nilai-nilai keislaman, penguasaan sains dan teknologi, serta kesadaran ekologis.

Kemendikdasmen dalam sambutannya menekankan bahwa sistem pendidikan Indonesia wajib bergerak lebih cepat dan menjadi lebih relevan dengan dinamika zaman yang terus berubah. Peluang untuk tertinggal akan terbuka lebar jika tidak ada percepatan.

Baca Juga: Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tegaskan Gotong Royong Kunci Percepat Transformasi Pendidikan Nasional

Menurutnya, pendidikan saat ini harus bersifat transformatif dan terintegrasi, yang di dalamnya menyatukan nilai-nilai keagamaan, penguasaan sains dan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

"Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu. Ia adalah proses memanusiakan manusia, menumbuhkan fitrah, membangun karakter, dan memuliakan kehidupan," tegas Mendikdasmen saattt meresmikan Pesantren SMA ECO-Saintek Muhammadiyah yang berlokasi di kawasan Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (3/5).

Baca Juga: Memperingati Hardiknas 2026 di Banyuwangi, Mendikdasmen Ajak Refleksi Pendidikan yang Memuliakan Manusia

Dalam sambutannya, Menteri Mu'ti juga mengaitkan visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional dengan kondisi nyata yang mengkhawatirkan.

"Kalau kita tidak serius memperkuat STEM, kita akan tertinggal dalam kompetisi global. Ini bukan sekadar data, ini peringatan," imbuhnya. Menurutnya, persoalan ini harus segera direspons dengan langkah nyata, bukan sekadar wacana.

Baca Juga: Capaian Modernisasi Sekolah Jatim Meningkat Signifikan, 39 Ribu Panel Layar Digital Terdistribusi, Program Digitalisasi Capai 100 Persen

Sebelum mengakhiri sambutannya, Abdul Mu'ti menyampaikan harapan besar terhadap sekolah yang baru diresmikan tersebut. Ia berdoa semoga Pesantren SMA ECO-Saintek Muhammadiyah mampu menjadi pusat kelahiran generasi-generasi unggul di masa mendatang.

"Semoga dari sini lahir generasi pelajar yang melek STEM dan ekologi, yang mencerahkan kehidupan, menjaga lingkungan, hemat energi, mengelola sampah, dan melestarikan alam untuk masa depan yang lebih hijau," tutupnya.

Editor : Aditya Novrian
#pondok pesantren #stem #kemendikdasmen