MALANG, RADAR MALANG – Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Jawa Pos Radar Malang melalui penandatanganan perjanjian kerja sama Selasa (5/5). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Vokasi UB, Jalan Veteran, Kota Malang itu bertujuan untuk memperkuat publikasi informasi, serta sinergi program akademik dengan industri media.
Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi, mengungkapkan bahwa kolaborasi antara kampus dan media massa ini menjadi langkah penting di tengah perkembangan era digital saat ini.
Menurutnya, arus informasi yang cepat dan kecenderungan masyarakat terhadap konten viral menuntut institusi pendidikan untuk lebih adaptif dalam menyampaikan informasi.
“Kerja sama ini bukan hanya soal branding, tetapi bagaimana informasi yang benar dan positif bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran media sangat strategis dalam menjembatani berbagai isu kampus agar lebih mudah dipahami publik. Mulai dari informasi penerimaan mahasiswa baru, biaya pendidikan, hingga isu-isu penting seperti kesehatan mental yang perlu disosialisasikan secara luas.
Selain itu, Vokasi UB juga memiliki banyak potensi yang selama ini belum terekspos maksimal. Berbagai kegiatan pengabdian masyarakat hingga inovasi berbasis penelitian dinilai layak untuk diketahui publik. Salah satunya adalah pengembangan aplikasi data pohon di Kota Malang yang memungkinkan mengakses informasi pohon, hanya dengan memindai barcode.
“Kalau tidak dipublikasikan, banyak orang tidak tahu kontribusi yang sudah dilakukan. Padahal, hasil penelitian kami juga bisa memberikan solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat promosi kegiatan akademik maupun non-akademik. Termasuk kolaborasi internasional seperti kunjungan dari perguruan tinggi luar negeri.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Malang, Tauhid Wijaya, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung diseminasi informasi dari Vokasi UB melalui berbagai platform yang dimiliki. Tidak hanya media cetak, tetapi juga kanal digital seperti website dan media sosial.
“Radar Malang saat ini tidak hanya koran, tetapi juga memiliki kekuatan di digital dan event. Kami juga mengelola berbagai kegiatan seperti Ijen Car Free Day sejak 2011,” jelasnya.
Tauhid menambahkan, di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas informasi dengan proses verifikasi yang ketat sebelum dipublikasikan.
Lebih lanjut, kerja sama ini membuka peluang lebih luas karena Jawa Pos Radar Malang merupakan bagian dari jaringan Jawa Pos yang memiliki 13 Radar di Jawa Timur. Dengan demikian, informasi dari Vokasi UB berpotensi menjangkau audiens yang lebih luas.
Selain publikasi, kolaborasi juga bisa mencakup program magang bagi mahasiswa Vokasi UB, khususnya di bidang desain grafis, pengelolaan media sosial, dan produksi konten.
“Sinergi ini tidak hanya menguntungkan dari sisi publikasi, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam industri media,” imbuh Tauhid.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap dapat saling mendukung dalam penyebaran informasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan peran kampus dan media dalam pembangunan masyarakat, khususnya di Kota Malang dan Jawa Timur. (*)
Editor : A. Nugroho