NUSA TENGGARA TIMUR, RADAR MALANG - Suasana khidmat menyelimuti acara peletakan batu pertama revitalisasi tahun 2026 di TK Kristen Kota Kupang, Senin (4/5). Dalam momen tersebut, Wakil Ketua Majelis Sinode (MS) Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Saneb Yohanis Ena Blegur, memanjatkan doa-doa terbaik untuk kemajuan dunia pendidikan Indonesia.
Menurut Saneb, kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, ke NTT merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap nasib murid-murid dan kualitas pendidikan di provinsi kepulauan tersebut.
Ia berharap momentum ini dapat menjadi penyemangat bagi anak bangsa di NTT yang tengah berjuang melalui jalur pendidikan.
"Momentum ini juga menjadi penguat untuk anak bangsa di NTT yang tengah berjuang lewat jalur pendidikan. Di hari yang baik ini juga semoga seluruh pihak yang menyukseskan program revitalisasi diberi kesehatan dan kebijaksanaan” ujar Saneb.
Senada dengan Saneb, Kepala TK Kristen Kota Kupang, Nortje Rosaline Padaleti, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
"Kami sangat bersyukur 68 tahun kami berdiri mendapatkan dukungan penuh dari GMIT dan juga pemerintah daerah. Kami juga berterima kasih kepada ibu Anita Jacoba Gah, Anggota Komisi X DPR RI yang mendorong sekolah kami agar mendapatkan revitalisasi.” ungkap Nortje.
Baca Juga: Wamen Fajar Resmikan Revitalisasi 72 Sekolah di Kalteng, 44 SMA, 14 SMK, dan 14 SKH
Mendikdasmen Abdul Mu'ti pun turut angkat bicara. Menurutnya, pemajuan dunia pendidikan pada hakikatnya merupakan tanggung jawab bersama dari seluruh pihak. Dalam kunjungannya, Menteri Abdul Mu'ti juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pembelajaran di kelas TK Kristen Kota Kupang.
Tak hanya itu, rombongan juga turut membagikan 31 peralatan sekolah kepada para murid. Lebih dari 100 eksemplar buku bacaan diserahkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi di TK Kristen Kota Kupang.
Editor : Aditya Novrian