Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Empat Kampus Negeri di Kota Malang Sediakan 17.407 Kuota Jalur Mandiri

Nabila Amelia • Jumat, 8 Mei 2026 | 14:11 WIB
KUOTANYA MENURUN: Universitas Brawijaya (UB) bakal membuka kuota untuk 9.209 maba dari jalur mandiri. (DARMONO/RADAR MALANG)
KUOTANYA MENURUN: Universitas Brawijaya (UB) bakal membuka kuota untuk 9.209 maba dari jalur mandiri. (DARMONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Total kuota jalur mandiri di empat kampus negeri di Kota Malang mencapai 17.703 kursi. Terbanyak di Universitas Brawijaya (UB) dengan kuota 9.209 mahasiswa baru (maba). Disusul Universitas Negeri Malang (UM) dengan 4.545 maba. 

Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyiapkan kuota 2.010 maba. Sedangkan di UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) tersedia 1.939 kursi. Kapasitas maba dari jalur mandiri itu tak berbeda jauh dibanding 2025 lalu.                                                                        

Jumlahnya di UB dan UM menurun dibanding tahun lalu. Peningkatan kuota terjadi di Polinema dan UIN Maliki. Tidak menutup kemungkinan kuota dari jalur mandiri akan ditambah.

Utamanya jika ada calon maba yang tidak melakukan daftar ulang pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). 

Dari empat kampus negeri itu, hanya ada satu yang membuka program studi (prodi) baru. Yakni Universitas Brawijaya (UB). Total ada dua prodi baru yang dibuka mereka tahun ini.

Yakni Prodi Bioinformatika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) serta Prodi Peternakan Cerdas di Fakultas Peternakan (FAPET).

Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat menyampaikan, Seleksi Mandiri UB 2026 memiliki enam jalur penerimaan. ”Yang sudah lebih dulu dibuka adalah jalur International Undergraduate Program (IUP),” kata dia.

Di jalur IUP itu terdapat dua gelombang. Pertama, IUP Intake I yang sudah berlangsung 16 Februari sampai 5 April lalu. Kedua, IUP Intake II yang berlangsung pada 21 April sampai 27 Mei. Kemudian ada Seleksi Mandiri UB (SMUB) yang berbasis nilai rapor dan prestasi pada 7 sampai 28 Mei. 

Satu lagi SMUB yang berbasis nilai UTBK pada 1 sampai 17 Juni dan SMUB khusus vokasi serta PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama) pada 22 Juni sampai 5 Juli. Selain itu, yakni jalur seleksi mandiri bagi penyandang disabilitas (SMPD) pada 7 sampai 28 Mei.

Arif optimistis, jalur mandiri tidak kalah peminat dengan jalur-jalur lainnya. Berkaca dari tahun lalu, jumlah pendaftar jalur mandiri menyentuh 18 ribu pendaftar. Di tempat lain, Wakil Direktur I Polinema Prof Ratih Indri Hapsari ST MT PhD menjelaskan, tahun ini pihaknya tidak membuka prodi baru dalam seleksi mandiri. 

Total ada empat jalur seleksi mandiri di Polinema. ”Terdiri dari Mandiri Polinema Prestasi dan Nilai UTBK, Mandiri Konsorsium Polinema, Mandiri Polinema Tes, serta Mandiri Prestasi Program Internasional Joint Degree dan Kelas Internasional,” beber Ratih. 

Untuk jalur yang dibuka paling awal yakni Mandiri Konsorsium Polinema pada 31 Mei. Selanjutnya untuk tiga jalur mandiri lainnya bakal dibuka mulai bulan Juni. Pengumuman seluruh jalur mandiri selesai antara 12 Juni sampai 14 Juni mendatang. (mel/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#jalur mandiri UB #jalur mandiri UM #jalur mandiri polinema #jalur mandiri UIN Maliki #kampus malang