Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rahasia Kemajuan Jepang: Prioritaskan Pendidikan Karakter dan Dukungan Penuh Negara

Salshabila Abidah Ardelia • Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:29 WIB
Kombinasi antara pembentukan moral, dukungan finansial negara, serta kedisiplinan belajar menjadi sumber daya manusia yang unggul. (Foto: Pexels)
Kombinasi antara pembentukan moral, dukungan finansial negara, serta kedisiplinan belajar menjadi sumber daya manusia yang unggul. (Foto: Pexels)

MALANG, RADAR MALANG - Jepang berhasil menjadi negara maju dan berkembang pesat berkat proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang dilakukan secara konsisten dan berulang. Sistem tersebut menjamin setiap anak mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa membebani ekonomi keluarga.

Fokus pada Pembentukan Karakter

Pendidikan dasar di Jepang menitikberatkan pada pengembangan moral dan karakter siswa sebagai fondasi utama sebelum menyentuh aspek akademik. Siswa tidak diberikan ujian formal hingga mereka menginjak bangku kelas 4 sekolah dasar.

Baca Juga: Krisis Literasi: Ketahanan Baca Mahasiswa Menuntaskan Bacaan Panjang

Tradisi pendidikan di Jepang sangat mengutamakan pengajaran sopan santun dan tingkah laku yang baik kepada seluruh peserta didik.

Dukungan Finansial dan Fasilitas Negara

Pemerintah Jepang memberikan dukungan nyata melalui subsidi dengan nominal yang cukup besar bagi para orang tua baru. Seluruh sekolah negeri disediakan tanpa biaya, sehingga orang tua siswa SD hingga SMP tidak dibebankan biaya pendidikan sedikit pun.

Selain faktor biaya, efisiensi menjadi kunci melalui sistem zonasi yang mencarikan sekolah terdekat dengan tempat tinggal siswa. Hal tersebut mempermudah aksesibilitas dan memastikan keamanan anak-anak saat berangkat menuju sekolah.

Ketegasan Wajib Belajar

Sama seperti di Indonesia, Jepang memberlakukan sistem wajib belajar sembilan tahun bagi seluruh anak berusia 6 hingga 15 tahun. Pemerintah bertindak tegas dengan memberikan sanksi bagi orang tua yang terbukti tidak menyekolahkan anak mereka pada rentang usia tersebut.

Baca Juga: Ancaman Erosi Literasi di Balik Dominasi Generasi AI-Native

Budaya Literasi

Kemajuan Jepang juga didorong oleh budaya membaca yang sangat kuat dan mendarah daging di tengah masyarakat. Aktivitas membaca dianggap sebagai kegiatan penting yang tidak boleh dilewatkan oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari.

Kombinasi antara pembentukan moral, dukungan finansial negara, serta kedisiplinan belajar menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Pola pendidikan itu menjadi kunci utama bagi Jepang untuk terus mempertahankan posisinya sebagai negara maju di tingkat global.

Editor : Aditya Novrian
#budaya literasi #Sistem Pendidikan #pendidikan karakter #Jepang