MALANG KOTA, RADAR MALANG – Universitas Brawijaya (UB) resmi mengubah nama 4 fakultasnya, yakni Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas MIPA (FMIPA), dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP).
Perubahan nama 4 fakultas tersebut dilandasi oleh Peraturan Rektor UB No. 44/2026 tentang landasan hukum resmi yang menetapkan perubahan identitas fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya.
Baca Juga: Pertimbangkan Opsi Bentuk SPPG, UB Lakukan Diskusi dengan Pakar dan BGN
Berikut adalah nama baru masing-masing 4 fakultas dilansir dari Direktorat Perencanaan UB:
- Fakultas Pertanian berubah menjadi Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK)
- Fakultas Peternakan berubah menjadi Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST)
- Fakultas MIPA berubah menjadi Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM)
- Fakultas Teknologi Pertanian menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB)
Transformasi nama fakultas ini didasarkan oleh penyesuaian keilmuan terkini. Hal ini dilakukan agar nama fakultas relevan dengan perkembangan sains dan teknologi global.
Baca Juga: FIA UB Dorong Mahasiswa Ciptakan Usaha yang Berdampak
Meski berubah nama, dekan, dosen, dan tenaga kependidikan lainnya yang berada di Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Teknologi Pertanian yang telah ditetapkan/dilantik sebelum berlakunya Peraturan Rektor ini, tetap melaksanakan tugasnya pada Fakultas tersebut dengan nama baru sampai berakhirnya masa jabatan.
Jaminan kepastian hukum juga diberikan kepada para alumni dan mahasiswa. Pihak rektorat menegaskan bahwa seluruh dokumen resmi seperti ijazah, transkrip nilai, dan dokumen legal lainnya yang telah diterbitkan dengan nama fakultas lama tetap dinyatakan sah dan berlaku.
Langkah ini diambil untuk memastikan transisi nama fakultas di Universitas Brawijaya berjalan mulus tanpa menghambat proses pelayanan akademik maupun operasional di masing-masing unit kerja.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari berbagai sumber