RADAR MALANG - Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) merupakan platform berupa pangkalan data yang mencatat berbagai informasi tentang talenta dan prestasi murid di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Kemendikdasmen, Kemendagri, dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi 2026
400 Ribu Lebih Murid Berprestasi Telah Terdata
Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan penjelasan di Jakarta pada Selasa (12/5). Ia menyampaikan bahwa SIMT berfungsi sebagai pangkalan data nasional yang bertugas mengidentifikasi berbagai prestasi murid.
"Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) menjadi pangkalan data nasional yang mengidentifikasi prestasi murid agar tidak ada talenta yang terlewat. Saat ini sudah sebanyak 400 ribu lebih murid berprestasi terdata di SIMT, di mana data murid yang berprestasi tersebut berasal dari hasil kurasi dan ajang yang diselenggarakan oleh Puspresnas Kemendikdasmen," jelasnya.
SIMT untuk Layanan Pembinaan Talenta
SIMT dikembangkan untuk mempermudah berbagai proses dalam layanan pembinaan prestasi dan talenta. Layanan yang dimaksud meliputi pendataan murid, pengelolaan data dan informasi tentang ajang talenta, hingga pemantauan capaian prestasi para murid secara berkelanjutan.
SIMT tidak hanya berfungsi sebagai sistem pencatat prestasi. Platform ini juga mendukung proses pemetaan potensi talenta para murid di berbagai bidang, seperti riset dan inovasi, seni budaya, serta olahraga.
Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Daerah
Melalui implementasinya, Puspresnas juga mendorong kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Pelibatan partisipasi semesta menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan SIMT di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Soal Isu Penghapusan Guru Non-ASN, Pemkot Malang Pilih Tunggu Regulasi Teknis dari Kemendikdasmen
Kehadiran SIMT diharapkan mampu mengurangi berbagai kendala administrasi yang selama ini bersifat manual. Proses verifikasi data menjadi lebih cepat, sementara kualitas pengelolaan data dan informasi dalam program pembinaan talenta nasional pun ikut meningkat.
Editor : Aditya Novrian