Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Revitalisasi SMK, Kemendikdasmen Bangun 1.008 Ruang Praktik Siswa untuk Dukung Pembelajaran Vokasi

Xeon Rhao Loudra Widadi • Kamis, 14 Mei 2026 | 15:15 WIB
Pendidikan vokasi menjadi sektor penting untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. (Pinterest)
Pendidikan vokasi menjadi sektor penting untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. (Pinterest)

JAKARTA, RADAR MALANG - Melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan, pemerintah telah membangun dan merenovasi 1.008 ruang praktik siswa (RPS). Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi SMK agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Baca Juga: Kemendikdasmen Akselerasi BSAN di Jatim, 117 Peserta dari 38 Kabupaten/Kota Ikuti Pendampingan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi yang dipandang sebagai pilar strategis dalam menyiapkan SDM yang kompeten.

Revitalisasi Tak Sekadar Membangun Ruangan

Dalam acara Bincang Santai Media yang digelar di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (12/5), Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik ruangan.

Program ini juga bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang mendorong transformasi pembelajaran. Lingkungan belajar yang nyaman dan aman menjadi faktor penting agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tak Di-PHK, Melalui Skema Redistribusi

Masih 60 Persen SMK Belum Miliki Ruang Praktik Memadai

Menurut Dirjen Tatang, selain masalah keterbatasan daya tampung, masih banyak SMK yang belum memiliki RPS yang memadai.

Dua pendekatan pembelajaran yang menjadi kekhasan SMK adalah project based learning (PBL) atau pembelajaran berbasis proyek, serta pembelajaran berbasis industri (teaching factory). Keduanya membutuhkan ruang praktik yang memadai agar dapat berjalan dengan baik.

Capaian Revitalisasi Sepanjang 2025

Selama tahun 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 1.465 SMK di seluruh Indonesia. Total sarana dan prasarana yang telah dibangun mencapai 7.586 unit.

Baca Juga: Batas Desember 2026 Bukan Akhir Tugas Guru Non-ASN, Nunuk Tegaskan yang Dilarang Statusnya Bukan Gurunya

Fasilitas yang direvitalisasi meliputi berbagai jenis, mulai dari ruang kelas, ruang praktik siswa, perpustakaan, hingga sarana prasarana pendukung lainnya seperti toilet dan ruang guru. Semua ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Editor : Aditya Novrian
#sekolah menengah kejuruan #pendidikan vokasi #kemendikdasmen #SMK