MALANG, RADAR MALANG - Sejumlah perguruan tinggi di Kota Malang membuka daya tampung besar pada beberapa program studi untuk penerimaan mahasiswa baru 2026.
Besarnya kuota yang disediakan dinilai mencerminkan tingginya kebutuhan dan minat calon mahasiswa terhadap jurusan tertentu di masing-masing kampus.
Agroekoteknologi
Universitas Brawijaya (UB) membuka daya tampung terbesar pada program studi Agroekoteknologi dengan total 895 kursi. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan jurusan lain di UB.
Baca Juga: Daftar 60 Jurusan SMK yang Wajib Bebas Buta Warna, Jurusan Impian Kamu Termasuk?
Besarnya kuota menunjukkan kuatnya pengembangan bidang pertanian dan ketahanan pangan di kampus tersebut. Selain itu, sektor agrikultur dinilai masih memiliki kebutuhan sumber daya manusia yang tinggi.
Peternakan
Selain Agroekoteknologi, UB juga menyediakan kuota besar pada program studi Peternakan sebanyak 795 kursi. Sektor peternakan tetap relevan dengan kebutuhan industri pangan dan peternakan nasional.
Hukum
Selain itu, bidang hukum masih menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati calon mahasiswa setiap tahunnya. Ilmu Hukum di UB menyediakan 700 kursi di 2026, sedangkan jurusan Hukum di UM membuka daya tampung sebanyak 63 kursi.
Psikologi
Program studi Psikologi juga menjadi salah satu jurusan yang konsisten memiliki daya tampung besar di beberapa perguruan tinggi Malang. UB menyediakan 290 kursi, sementara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuka 294 kursi dan Universitas Negeri Malang (UM) menyediakan 130 kursi.
Baca Juga: Rekam Materi Kuliah Jadi Kebiasaan Baru Mahasiswa saat Belajar
Besarnya kuota pada jurusan Psikologi menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap bidang kesehatan mental dan pengembangan sumber daya manusia.
Bahasa dan Sastra Inggris
Perbedaan daya tampung juga terlihat pada program studi Bahasa dan Sastra Inggris. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuka 285 kursi di tahun 2026, sedangkan UM hanya menyediakan 46 kursi.
Informasi daya tampung dapat menjadi gambaran awal bagi calon mahasiswa untuk melihat jurusan yang banyak dikembangkan perguruan tinggi di Kota Malang. Selain mempertimbangkan kuota, calon mahasiswa juga perlu menyesuaikan pilihan jurusan dengan minat dan rencana karier masing-masing.
Editor : Aditya Novrian