Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

KAN Jabung Go to School di SMK Mutu Gondanglegi Beri Edukasi tentang Susu hingga Literasi Keuangan

A. Nugroho • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:00 WIB
INOVATIF: Program KAN Jabung Go to School yang digelar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.
INOVATIF: Program KAN Jabung Go to School yang digelar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.

MALANG, RADAR MALANG – Upaya membangun generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja terus dilakukan KAN Jabung Syariah Jawa Timur melalui program KAN Jabung Go to School. Kali ini, kegiatan perdana digelar di SMK Muhammadiyah 7 (SMK Mutu) Gondanglegi, Kabupaten Malang, dengan mengangkat tema tentang edukasi gizi susu pasteurisasi, literasi keuangan, hingga persiapan dunia industri.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi brand awareness KAN Jabung kepada dunia pendidikan sekaligus mengenalkan lini bisnis perusahaan, termasuk produk susu olahan dengan brand Jabmilk. Ke depan, program serupa direncanakan digelar hingga 12 kali dalam setahun dengan menyasar lebih banyak sekolah dan perguruan tinggi.

KOLABORASI: Sejumlah peserta KAN Jabung Go to School yang digelar Jabung Syariah Jawa Timur. 
KOLABORASI: Sejumlah peserta KAN Jabung Go to School yang digelar Jabung Syariah Jawa Timur. 

Supervisor Human Capital KAN Jabung, Dewi Rosalina, mengatakan program ini tidak hanya sebatas pengenalan perusahaan, tetapi juga bentuk kontribusi industri dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja.

“Kami ingin mengenalkan KAN Jabung lebih dekat kepada dunia pendidikan, sekaligus memberikan bekal kepada siswa tentang soft skill, literasi keuangan, hingga edukasi gizi. Harapannya siswa lebih siap menghadapi dunia kerja dan mengenal peluang karier di KAN Jabung,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan tiga materi utama, yakni persiapan dunia industri, literasi keuangan, dan edukasi gizi. Materi literasi keuangan dikemas ringan dengan pendekatan cerita sehingga mudah dipahami siswa, terutama terkait fenomena pay later dan dampaknya terhadap kondisi finansial anak muda.

Selain itu, edukasi tentang susu pasteurisasi menjadi materi yang paling menarik perhatian siswa. Sebab, materi tersebut dinilai jarang diterima oleh jurusan perbankan dan perkantoran.

Wakil Kepala Program Studi Perbankan dan Perkantoran SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Miftahul Jannah, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan KAN Jabung bersama sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAN Jabung karena sudah berbagi edukasi kepada siswa. Materinya lengkap, mulai persiapan dunia industri, literasi keuangan, hingga gizi,” katanya.

Menurutnya, materi edukasi susu menjadi pengalaman baru bagi siswa sehingga antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.

“Biasanya anak-anak jurusan perbankan dan perkantoran jarang mendapat materi tentang gizi dan susu. Ternyata mereka sangat antusias karena ini hal baru bagi mereka,” tambahnya.

Ia juga menilai penyampaian materi literasi keuangan tentang pay later cukup relevan dengan kehidupan remaja saat ini. Apalagi dikemas dengan model cerita sehingga lebih mudah dipahami siswa.

“Anak-anak jadi lebih paham dampak penggunaan pay later. Setelah post test, rata-rata siswa juga bisa menjawab dengan baik,” jelasnya.

Ke depan, pihak sekolah berharap kolaborasi bersama KAN Jabung dapat terus berlanjut dengan menghadirkan materi lain seputar bisnis dan layanan industri.

“KAN Jabung punya banyak lini bisnis, mulai angkutan, retail Jabmart, hingga pemasaran. Itu bisa menjadi tambahan wawasan bagi siswa tentang dunia kerja dan manajemen bisnis,” pungkasnya. (*)

Editor : A. Nugroho
#beri edukasi #go to school #KAN #Literasi