JEPARA, RADAR MALANG - Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kartini, Jepara, Jawa Tengah, pada Selasa (19/5).
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kemendikdasmen dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Tujuan utama program ini adalah memperkuat keterampilan, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan khususnya generasi muda.
77 Jenis Keterampilan untuk Anak Putus Sekolah
Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menjelaskan bahwa Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan PKW merupakan program prioritas pemerintah.
“Program pendidikan kecakapan kerja disiapkan untuk peserta didik yang tidak sekolah dan putus sekolah usia di bawah 25 tahun agar memiliki keterampilan dan kompetensi kerja. Saat ini terdapat 77 jenis keterampilan yang disiapkan melalui lembaga kursus dan pelatihan,” ujar Yaya.
Baca Juga: SIMT Hadir sebagai Pangkalan Data Talenta Nasional, 400 Ribu Lebih Murid Berprestasi Telah Terdata
Para lulusan program ini banyak terserap di berbagai industri, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa sektor yang menjadi tujuan antara lain kapal pesiar, perhotelan, spa, wellness, hingga transportasi.
Target 8.730 Wirausaha Muda Baru
Selain PKK, Kemendikdasmen terus memperkuat program PKW. Program ini lebih difokuskan pada penciptaan wirausaha-wirausaha baru di masyarakat.
Pada tahun 2026, pemerintah memasang target ambisius. Sebanyak 8.730 entrepreneur muda diharapkan dapat dibina melalui program ini.
Mencetak Wirausaha Mandiri dan Kreatif
Melalui kolaborasi antara Kemendikdasmen, Dekranas, dan pemerintah daerah, Program PKW diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausaha baru. Mereka diharapkan menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga: Wamen Atip: Kesuksesan Bukan Cuma Soal IQ, Kecerdasan Sosial Juga Penting
Editor : Aditya Novrian